Home > JATENG RAYA > Jamak ‘Todong’ Anggota Dewan Kendal Rampungkan Tunggakan Asuransi Fiktif

Jamak ‘Todong’ Anggota Dewan Kendal Rampungkan Tunggakan Asuransi Fiktif


Notice: Array to string conversion in /home/metg6994/public_html/wp-content/plugins/jetpack/modules/carousel/jetpack-carousel.php on line 425
Massa mendesak dewan terpilih untuk menyelesaikan tunggakan asuransi fiktif DPRD Kendal periode 1999-2004. Foto Metro
Massa mendesak dewan terpilih untuk menyelesaikan tunggakan asuransi fiktif DPRD Kendal periode 1999-2004. Foto Metro

KENDAL – Massa yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Kendal atau Jamak Selasa (12/8) siang menggelar aksi di depan gedung DPRD Kabupaten Kendal yang sedang melantik anggota dewan terpilih. Massa mendesak agar anggota dewan yang terpilih dan dilantik lebih memperhatikan rakyat dan tidak meraup keuntungan pribadi.

Dengan membawa poster dan spanduk tuntutan, massa jamak hanya bisa  berorasi di depan pintu gerbang gedung DPRD Kendal. Penjagaan ketat di depan pintu gerbang gedung wakil rakyat ini membuat massa tidak bisa merangsek masuk ke gedung dewan.

Dalam orasinya, massa memberikan rekomendasi kepada anggota dewan yang baru dilantik untuk mengingat tugas dan persoalan dasar masyarakat Kendal untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Massa meminta 45 orang yang dianggap mereka wakil rakyat ini memperbaiki infrastruktur di seluruh wilayah Kendal bukan hanya membuat peraturan saja.

“Banyak pekerjaan rumah anggota dewan yang baru untuk lebih bekerja dengan baik misalnya mewujudkan penggunaan anggaran yang lebih baik dan transparan. Selesaikan tunggakan pengembalian asuransi fiktif anggota DPRD periode 1999 – 2004,” tegas Muhamad Arifin.

Massa juga menilai, pelaksanaan Pileg pada 9 April yang lalu tidak lepas dari praktek money politik sehingga fungsi dan tujuan demokrasi yang tertuju pada keterpurukan kinerja dan pengabdian.

Pendemo juga menyoroti kebijakan pemerintah Kabupaten Kendal yang didukung dewan tidak berpihak kepada rakyat. Seperti pembangunan kawasan industri Kendal yang hanya akan menghabiskan anggaran serta rencana pembangunan PLTU yang dinilainya semakin menyengsarakan rakyat.

Meski diwarnai aksi unjuk rasa di luar gedung DPRD Kendal, 45 anggota dewan terpilih  menjalai proses pelantikan pengucapan sumpah jabatan dengan lancar. (MJ-01)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar