Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > Jamak: Stop Segala Bentuk Pelanggaran HAM

Jamak: Stop Segala Bentuk Pelanggaran HAM

 

Malam renungan peringatan Hari HAM Internasional di Kendal, Rabu (10/12). Foto Metrojateng
Malam renungan peringatan Hari HAM Internasional di Kendal, Rabu (10/12). Foto Metrojateng

KENDAL – Massa yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Kendal (Jamak), Rabu (10/12) malam menggelar aksi renungan memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) internasional di alun-alun Kaliwungu Kendal. Dengan membawa obor, aktivis ini meminta penuntasan kasus-kasus penggaran HAM yang belum juga terselesaikan.

Aksi belasan orang ini menarik perhatian pedagang dan pengunjung pasar sore, alun-alun Kaliwungu Kendal. Di bawah pengawalan petugas polisi, aktivis ini berkeliling alun-alun dengan membawa obor.

Spanduk bertuliskan kampanye bersama memperingati hari Hak Asasi Manusia internasional dibentangkan, sambil berorasi menuntut keadilan dan penuntasan kasus-kasus pelanggaran ham yang terjadi sejak tahun 1965 hingga sekarang.

Dalam orasinya, massa meminta hentikan praktik pelanggaran ham di indonesia khususnya di Kabupaten Kendal. Massa juga menyerukan, penghentian pelanggaran hak asasi manusia terhadap warga miskin yang tidak lagi bisa berobat dan tidak masuk data sebagai penerima kartu jaminan sosial.

Koordinator aksi Mardiyono mengatakan, pelanggaran HAM sejak tahun 1965 hingga sekarang masih banyak yang belum terselesaikan. “Padahal Indonesia sudah mempunyai undang-undang yang mengatur tentang hak asasi manusia namun masih banyak pelanggaran HAM yang dilakukan penguasa dan penyelesainya hingga kini belum juga rampung,” ujarnya.

Usai melakukan kampanye dengan berkeliling alun-alun, massa kemudian menggelar renungan di bawah penerangan obor. Dalam pernyataan sikapnya, Jamak menyerukan agar pemerintah menghentikan pelanggaran HAM pemiskinan masyarakat yang sistematis karena korupsi. Selain itu, mereka juga menuntut penuntasan kasus pelanggaran massa lalu seperti pembunuhan massal tahun 1965, kasus kuda tuli, tragedi trisakti, tragedi semanggi dan pembunuhan aktivis HAM Munir. (MJ-01)

Ini Menarik!

Belum Jelas Pindah, Pedagang Terminal Terboyo Pilih Tutup

  SEMARANG – Belum jelasnya penutupan Terminal Terboyo dan kepindahan bus Antar Kota Antar Provinsi …

Silakan Berkomentar