Jam Kerja Pegawai Pemkot Semarang Dikurangi Dua Jam selama Ramadan

SEMARANG – Selama bulan suci Ramadan 1439 H jam kerja para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Semarang akan dikurangi. Masuk kerja akan mundur selama satu jam dan pulang juga maju satu jam. Meski demikian pelayanan ke masyarakat diklaim tetap akan maksimal.

Ilustrasi. Jam kerja pegawai Pemkot Semarang dikurangi dua jam selama Ramadan. Foto: metrojateng.com/dok

‘’Jam kerja selama Ramadhan sama seperti tahun lalu dan sama seperti di daerah lain. Masuka mundur satu jam dan pulang maju satu jam,’’ kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Senin (14/5).

Pria yang akrab disapa Hendi ini menuturkan, dirinya juga akan bekerja seperti biasa 24 jam. Ada undangan kegiatan tarawih keliling (tarling), buka bersama, dan acara lainnya.

‘’Saya rasa itu hal yang harus dinikmati, karena kalau kita ikhlas jadi pahala,’’ ujarnya.

Terkait libur panjang Lebaran yang diperpanjang Pemerintah Pusat jadi 10 hari, pihaknya akan mendiskusikan. Tapi suratnya keputusan itu belum sampai ke pihaknya.

‘’(Pengurangan jam kerja) tidak akan mengurangi pelayanan, kita akan atur supaya warga tetapt terlayani dengan baik,’’ tegasnya.

Kabid Industri Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Samsul Siregar sebelumnya mengatakan, selama bulan suci Ramadan pihaknya menyiapkan surat edaran yang mengatur jam buka dan tutup tempat hiburan malam.

Surat edaran tinggal menunggu ditandatangani Wali Kota Semarang. Setelah itu pelaksanaan akan menggandeng instansi terkait khususnya Satpol PP Kota Semarang selaku penegak peraturan daerah dan Kepolisian.

‘’Surat edaran Wali Kota ini hanya untuk mengatur agar operasional usaha hiburan malam tidak mengganggu ativitas ibadah umat muslim selama Ramadan,’’ katanya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

5 + 5 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.