Jalan Kabupaten Ditutup, Warga Blokade Proyek Tol Batang-Semarang

Warga Rejosari Ngampel Kendal membentangkan sepanduk di areal proyek tol Batang-Semarang menolak penutupan jalan kabupaten oleh proyek tol. (foto:metrojateng.com/edi prayitno)

 

KENDAL – Ratusan warga Desa Rejosari Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal melakukan blokade area proyek jalan tol Batang-Semarang, Selasa (6/2) pagi. Aksi dilakukan lantaran pelaksana proyek menutup jalan utama kabupaten yang menghubungkan Kendal dan Ngampel.

Warga merentangkan sepanduk tuntutan di area proyek. Mereka meminta pelaksana proyek membuka akses jalan. Sebelumnya ratusan warga tersebut berjalan kaki menuju area pembangunan jalan tol. Menurut warga, jalan penguhubung tersebut merupakan satu-satunya akses terdekat ke Kota Kendal.

Penutupan jalan dikeluhkan karena mengganggu aktifitas ekonomi warga. Warga mendesak pelaksana proyek memenuhi janjinya untuk membuatkan akses jalan. Jika jalan kabupaten memang harus ditutup, warga meminta dibuatkan terowongan atau jalan layang. Jalan penghubung lain dinilai tidak menguntungkan warga.

“Warga menolak jika jalan utama ini ditutup. Meski sudah dibuat jalan penghubung lain tetapi warga harus memutar jauh. Kami menilai kebijakan ini sangat ngawur karena tanpa melihat dampak yang timbul yang dirasakan warga,” teriak Miskam, Koordinator Lapangan pengunjuk rasa.

Warga mendesak segera dibuatkan jalan layang yang memudahkan warga. (foto: metrojateng.com/Edi Prayitno)

 

Penutupan jalan kabupaten ini juga dikeluhkan kusir dokar. “Jika dibuatkan jalan layang juga jangan terlalu tinggi karena kuda tidak akan kuat naik sehingga penghasilan saya jadi berkurang,” kata Kasmadi kusir dokar.

Tidak hanya itu penutupan jalan ini menyebabkan saluran air tersumbat. Sehingga kerap terjadi banjir jika hujan deras turun. Warga juga menggelar aksi di depan gudang material milik pelaksana proyek jalan tol Batang-Semarang. Namun tidak ada perwakilan dari pelaksana proyek jalan tol untuk menjelaskan tuntutan warga. (MJ-01)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.