Istri Ditangkap KPK, Rumah Bupati Temanggung Terpilih Mendadak Sepi

TEMANGGUNG – Masyarakat Temanggung heboh pasca penangkapan anggota Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih oleh KPK di rumah Mensos Idrsu Marham pada Jumat (13/7) lalu. Eni tidak lain adalah istri dari Bupati Temanggung terpilih hasil pemilihan Pilkada Temanggung, Muhammad Al Khazdiq.

Rumah Bupati Temanggung terpilih, Muhammad Al Khadziq

Usai penangkapan Eni, rumah orang tua Eni yang berada di Desa Greges Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung menjadi sepi. Rumah ini sebelumnya selalu ramai karena diajdikan markas pemenangan pasangan calon nomor urut 3. Pintu gerbang nampak tertutup rapat.

Di rumah itu, hanya terlihat ada dua orang pria dan wanita. Pria yang bertugas sebagai penjaga rumah dan seorang perempuan bertugas sebagai assisten rumah tangga.

Muchlasin, penjaga rumah itu mengatakan, rumah dengan cat putih dilengkapi joglo itu kosong karena ditinggal Al Khadziq menjalankan ibadah umroh. “Pak Khadziq sudah sejak beberapa hari lalu pergi menjalankan ibadah umroh,” terang Muhlasin.

Saat pasangan Muhammad Al Khadziq dan Heri Ibnu Wibowo berhasil memenangkan pilkada Temanggung beberapa waktu lalu, rumah tiu selalu ramai karena banyak orang yang datang memberikan ucapan selamat.  Eni  sendiri nampak selalu menemani suaminya menerima tamu yang datang.

KPK menetapkan anggota DPR Komisi VII Eni Maulani Saragih (EMS) sebagai tersangka suap. Eni disangka menerima suap Rp 500 juta terkait proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Selain Eni, satu tersangka lain adalah JBK atau Johannes Budisutrisno Kotjo. Johannes merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.(MJ-24).

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.