Home > JATENG RAYA > Ini Taktik Sudirman Said di Pilgub Jateng 2018

Ini Taktik Sudirman Said di Pilgub Jateng 2018

Sudirman Said usai bertemu Prabowo Subianto di Patra Jasa Semarang. (foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto)

SEMARANG – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said semakin optimistis bakal diusung oleh Partai Gerindra di bursa Pilgub Jateng 2018 nanti. Bahkan, Sudirman mengaku sudah menyiapkan taktik jitu bila surat rekomendasi dari Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto, sudah jatuh ke tangannya.

“Saya membaca wilayah Jawa Tengah selama ini banyak kekurangannya jika dibanding propinsi lainnya. Tetapi, ini jadi kesempatan kita untuk melahirkan pikiran dan pemimpin baru yang lebih segar,” ujar Sudirman, seusai bertemu Prabowo Subianto di Patra Jasa Semarang, Senin (27/11).

Ketua Tim Sinkronisasi Anies-Sandi ini pun menyebut bahwa rakyat Indonesia kian cerdas dalam memilih seorang pemimpin.

“Rakyat sudah pintar dan ingin memilih pemimpin yang tidak punya masalah. Bersih dari korupsi. Maka ruang kita sekarang begitu besar. Yang sekarang kita butuhkan adalah kesiapan tim logistik, kesiapan ide-ide kreatif untuk menjaring milenial, itu semua kita sampaikan juga kepada Pak Prabowo,” terangnya.

Ia mengaku sangat bersyukur mampu mengikuti tahap demi tahapan dalam proses pencalonannya dengan lancar. Semuanya, kata Sudirman sangat komprehensif.

Ia banyak menyerap arahan-arahan dari Prabowo Subianto maupun para pimpinan partai di tingkat daerah. Karenanya, ia tetap optimistis bakal dipilih oleh DPP Gerindra dan partai koalisi untuk maju di Pilgub Juni 2018 nanti.

“Memang DPP yang memutuskan, namun saya optimistis karena prosesnya semakin mengerucut. Sebab, saya sudah ketemu petinggi DPP PAN serta PKS dan yang bersangkutan secara formal minta nama saya diusulkan di tingkat pusat. Termasuk proses yang terjadi di Gerindra,” akunya.

Ia saat ini masih menunggu hasil jajak pendapat yang sedang dilakukan Gerindra. Setelah itu, rekomendasi baru diumumkan pada awal Desember nanti.

Langkah selanjutnya, ia baru akan menata tim koalisi sekaligus mempertajam strategi kemenangan menuju Juni 2018 nanti.

“Apapun keputusan ketum kita hormati, tidak masalah jika harus berada di posisi cawagub. Karena prosesnya dikerjakan terbuka, profesional dan fair. Jadi saya sebagai pendatang batu nyaman dengan itu. (far)

Ini Menarik!

Gempa 6,9 SR Terasa Sampai Semarang, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Sejumlah warga Kota Semarang berhamburan keluar rumah setelah gempa …

Silakan Berkomentar