Home > HEADLINE > Ini Penyebab Kendal Selalu Kebanjiran Saat Musim Hujan

Ini Penyebab Kendal Selalu Kebanjiran Saat Musim Hujan

Banjir menggenangi komplek Kantor Bupati Kendal, baru-baru ini.
​​ 

KENDAL – Hasil pengkajian Pemerintah Kabupaten Kendal terkait penyebab banjir yang kerap menggenangi kantor bupati dan tujuh kelurahan di Kecamatan Kota Kendal diketahui penyebab luapan air dari sungai yakni lumpur dan kapal nelayan di Muara Bandengan.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, Sigit Sulistyo, mengatakan, hasil kajian sementara dari tim gabungan yang terdiri dari berbagai instansi terkait, terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan banjir kerap menerjang Kantor Bupati dan sekitarnya. Faktor itu antara lain kondisi endapan lumpur di bawah jembatan Masjid Agung Kendal yang selama ini belum terjangkau pengerukan, mengakibatkan aliran air tidak lancar, sehingga air melimpas ke jalan. 

Selain itu keberadaan perahu nelayan di Kelurahan Bandengan yang berada di aliran Kali Kendal juga menghambat jalannya air. Perahu-perahu tersebut berada di kedua sisi kali, sehingga saat hujan deras dan debit air meningkat, aliran juga terganggu. ”Kami akan mencari solusi terkait persoalan tersebut. Soal endapan lumpur, akan dilakukan kerja bakti dengan mengeruk lumpur. Sementara terkait perahu nelayan, kami akan carikan alternatif terminal di muara Kali Kendal,” katanya.

Ditambahkan, pihaknya juga akan memberikan masukan kepada PSDA Jateng selaku penanggung jawab Kali Kendal untuk juga melakukan pengerukan di muara. PSDA Jateng, kata dia, siap untuk menangani sedimentasi Kali Kendal secara total, tetapi terkendala banyaknya bangunan di sepanjang bantaran sungai tersebut. ”PSDA Jateng siap menangangi Kali Kendal, tetapi terkait persoalan bangunan baik pemukiman maupun tempat usaha menjadi tanggung jawab pemkab. Kami segera melakukan koordinasi dengan OPD terkait untuk memecahkan masalah tersebut,” terang dia. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kantor Bupati Kendal dua kali tergenang air dalam satu pekan terakhir. Banjir pertama terjadi Kamis (26/1) dan kedua kalinya Minggu (29/1). Ketinggian air di sana mencapai sekitar 50 sentimeter. Banjir yang menerjang Kantor Bupati Kendal rutin setiap musim hujan terjadi. Bahkan terkadang dalam satu bulan bisa lebih dari tiga kali. Posisi Kantor Bupati yang berada di cekungan, menjadi penyebab air selalu menggenangi pusat pemerintahan. (MJ-01)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar