Home > JATENG RAYA > EKONOMI BISNIS > Ini Penyebab Distribusi Elpiji Subsidi Salah Sasaran

Ini Penyebab Distribusi Elpiji Subsidi Salah Sasaran

Focus Grup Discussion bersama Pertamina dan Wartawan Ekonomi Semarang di Hotel Chanti, Selasa (31/10). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
SEMARANG – Pada saat tertentu, seperti musim Lebaran atau liburan lainnya, Elpiji 3 Kg kadang sulit untuk didapatkan masyarakat. Ekonom dari Universitas Diponegoro Semarang, Firmansyah menilai, kelangkaan tidak mungkin terjadi lantaran Pertamina sudah memetakan jumlah tabung yang diedarkan berdasarkan jumlah penduduk miskin yang berhak menerima Elpiji bersubsidi ini.
“Tidak ada yang namanya kelangkaan. Yang biasa terjadi adalah salah sasaran. Hal itu dikarenakan yang dijadikan subsidi adalah komoditas, bukan orangnya,” kata dia dalam Focus Grup Discussion bersama Pertamina dan Wartawan Ekonomi Semarang, Selasa (31/10).
Dia berharap, dengan sebuah kartu khusus, tujuan subsidi akan lebih tepat sasaran. Jika masyarakat bukan pemegang kartu, maka harga akan berlaku harga nonsubsidi.
Firmansyah menambahkan, pengecer juga harus diatur oleh Pertamina karena mereka secara tidak langsung membantu Pertamina mengedarkan kebutuhan masyarakat yang mungkin kurang memiliki akses ke perkotaan.
“Harga dari pengecer ke end user juga harus diatur. Selama ini Pertamina tidak bisa bertindak lantaran peraturan yang hanya mengatur hingga ke pangkalan saja,” imbuhnya.
Pemerintah Daerah saat ini juga tidak memiliki wewenang untuk melakukan pengawasan lantaran berbenturan dengan aturan di mana hanya bisa dilakukan Pemerintah Pusat. Akademisi serta mahasiswa KKN juga berpotensi menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. (ade)

Ini Menarik!

Hadapi Natal dan Tahun Baru, TPID Gelar Operasi Pasar di 58 Titik

Share this on WhatsApp SEMARANG- Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar …

Silakan Berkomentar