Home > JATENG RAYA > Ini Identitas 2 Korban Tewas dalam Tabrakan Don Bosco

Ini Identitas 2 Korban Tewas dalam Tabrakan Don Bosco

 

SEMARANG – Kecelakaan karambol yang terjadi di Sekitar SMA Don Bosco, Jalan Sultan Agung, Gajahmungkur, Semarang, Rabu (13/9) mengakibatkan dua orang tewas. Keduanya yakni Eko Susilo warga Lempongsari, Semarang yang mengendarai sepeda motor Yamaha V-Ixion dan David Widi warga Komplek Akpol yang mengendarai sepeda motor Honda Beat.
Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa terjadi sekitar pukul 07.45. Saat itu bus Prima Santosa yang memuat 18 orang peziarah dari Pasuruhan, keluar dari Hotel Noormans ingin melanjutkan perjalanan ke Pekalongan. Mereka bermalam di Hotel Noormans setelah sehari sebelumnya ke Yogyakarta.
“Saya sudah sadar mas semenjak melalui jalur turun ini, sudah tidak benar jalannya, terus kemudian saya loncat dari bus,” ujar kernet bus tersebut, Sony Prasongko di lokasi kejadian.
Sesampai di pertigaan pertama setelah melalui jalan menurun, sang supir mengarahkan bus menuju Jalan Sultan Agung. Namun sesampai di Trafficlight setelah SMA Don Bosco banyak kemdaraan yang berhemti akibat lampu merah sehingga sang supir membanting setir ke arah kanan dan melawan arus.
“Melihat ada banyak mobil berhenti di lampu merah pertigaan semeru, bus diarahkan ke kanan atau ke arah yang berlawanan, saat itulah, bus menghantam sepeda motor Honda Beat dan menghantam lagi sepeda motor Yamaha Vixion,” imbuh Kanit Laka Lantas Polreatabes Semarang, AKP Sugito di lokasi.
Honda Beat bernomor polisi H 3601 AWG terseret bus sejauh kurang lebih 100 meter. Tak hanya itu bus kemudian juga menghantam sisi kanan mobil Inova H 8543 MY yang melaju dari jalan Semeru. Hingga akhirnya bus yang masih menyeret motor itu menabrak parit.
“Dua pengendara motor tewas di tempat dengan cidera berat, dan segera dibawa ke Rumah Sakit Kariyadi,” imbuh Sugito. Sugito mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan yang melibatkan empat buah kendaraan tersebut.
“Penyebab kecelakaan masih kita selidiki, namun sopir sudah kita amankan di kantor untuk meminta keterangan. Dugaan awal merupakan kelalaian pengemudi,” pungkas Sugito. (fen)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar