Home > JATENG RAYA > Ini Dia, Tempat Pelesiran Baru di Kendal

Ini Dia, Tempat Pelesiran Baru di Kendal

Bupati Kendal Mirna Annisa (3 dari kiri) bersama jajaran Kementerian Pariwisata di Pasar Karetan Boja Kendal. (foto: metrojateng.com/ Edi Prayitno)

 

KENDAL – Pasar Karetan namanya, jujugan pelesiran baru di Kendal dimulai debutnya pada Minggu (5/1). Tempatnya di hutan karet Desa Segrumung, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. Tak jauh dari Kota Semarang. Jika ditempuh dengan kendaraan pribadi, mobil ataupun sepeda motor cukup waktu 45 menit saja.

Pasar ini menawarkan suasana pedesaan lengkap dengan aktifitas warga desa di pinggir hutan karet milik PTPN di Boja, mulai pukul 06.00 hingga 11.00. Aneka penganan lokal seperti jajan pasar dan lainnya dijajakan di pasar ini. Harganya tak mahal, kurang dari Rp 10 ribu.

Transaksinya menggunakan uang kayu yang bisa dibeli di lokasi. Uang kayu yang tersedia dari 2,5 atau setara Rp 2.500 hingga 10 atau setara Rp 10 ribu. Antara lain egrang, dakon, main mercon bumbung (dengan bambu petung, red), sunda manda, lompat tali, main kelereng, gobaksodor, sampai olahraga crosscountry. Usai belanja dan bermain, pengunjung bisa melakukan trekking bersama keluarga dengan jarak 3 km, 5 km dan 10 km di tengah hamparan hutan hijau nan asri.
Pasar Karetan ini disebut-sebut sebagai terobosan baru untuk mengembangkan wisata murah meriah sekaligus merakyat untuk seluruh lapisan masyarakat. Bupati Kendal, Mirna Annisa, mengatakan Pasar Karetan menawarkan nuansa yang cukup menarik. “Banyak pohon karet, sekiling lokasi sangat sejuk, banyak kuliner yang bisa dinikmati. Semuanya juga berbahan lokal,” tuturnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti Pasar Karetan diharapkan bisa meningkatkan pariwisata di Kabupaten Kendal, serta Jawa Tengah dan Nusantara pada umumnya. “Keberadaan destinasi wisata seperti ini perlu dikembangkan. Sehingga bisa menarik wisatawan. Kami akan mengawal dan terus memantau supaya bisa terus berkembang,” kata dia.

Promosi Pasar Karetan sendiri, selain dengan cara offline melalui peluncurannya di Radja Pendapa, juga dilakukan secara online. Promosi online digagas oleh Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Jawa Tengah, dibawah binaan Kementerian Pariwisata.

Staf khusus Kementerian Pariwisata Bidang Komunikasi, Don Kardono menyebut Pasar Karetan berbasis ekonomi rakyat yang terangkau ini berpotensi dikunjungi banyak orang dengan lewat publikasi digital. Sejauh ini Genpi telah mempromosikannya melalui media berbagai platform media sosial. (MJ-01)

 

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar