Beranda JATENG RAYA METRO MURIA Ini Cara Warga Jepara Bendung Bahaya Intoleransi

Ini Cara Warga Jepara Bendung Bahaya Intoleransi

171
0
BERBAGI
Pertemuan forum silaturahmi untuk perdamaian. (foto: metrojateng.com/MJ-23)

JEPARA – Di tengah maraknya tindakan intoleransi, Yayasan Kartink Indonesia menggagas Forum Silaturahim Untuk Perdamaian. Forum ini diharapkan mampu menebar virus perdamaian bukan hanya sebatas ruang formal.

Forum yang melibatkan Yayasan Kartini Indonesia, Yayasan Damai  Bagi Negeri dan Padepokan Cakra Latifah ini diikuti  oleh  tokoh lintas  agama, penghayat kepercayaan dan budayawan Jepara. Mereka bersama-sama merumuskan dan melakukan tindakan  nyata di tengah-tengah masyarakat dalam membendung bahaya intoleransi.

“Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat besar dalam  menjaga bangsa yang sangat  majemuk,” ujar Yohanes Prapto Basuki, Ketua  Yayasan Damai  Bagi Negeri.

Pegiat Budaya Yayasan Kartini Indonesia, Iskak Wijaya melihat pada kahekatnya perdamaian adalah sebuah keinginan  bersama bangsa ini . Hanya persoalannya ada kelompok  yang ingin memanfaatkan isu-isu suku,  agama,  ras dan antar golongan untuk memecah belah bangsa untuk  mencapai kekuasaan.

“Isu ini dimanfaatkan untuk menebar kebencian dan bahkan  teror atas nama Tuhan,” paparnya.

Iskak  juga mengajak para peserta dan masyarakat untuk mengutuk teror yang terjadi  pada  simbul-simbul agama seperti penyerangan gereja Santa Ledwina di Sleman, kekerasan  terhadap  KH.  Umar Basri pimpinan Ponpes Al  Hidayah Bandung dan kasus intoleransi yang lain.

Sementara Ketua Yayasan Kartini  Indonesia, Hadi Priyanto yang menjadi  penyelenggara acara ini memberikan apresiasi terhadap  usulan peserta untuk melanjutkan silaturahim bagi  perdamaian dengan banyak melibatkan unsur keberagaman.

“Kedepan kita harus mengajak semakin banyak orang  yang mewakili keberagaman yang ada di Jepara,” tandasnya.(MJ-23)