Home > JATENG RAYA > Infrastruktur, Prioritas APBD Murni 2018

Infrastruktur, Prioritas APBD Murni 2018

Ilustrasi

SEMARANG – Setelah beberapa kali sidang paripurna diwarnai aksi boikot, Raperda Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021 akhirnya disepakati DPRD Kota Semarang dan disahkan menjadi perda. Selasa (3/10), Pemkot dan DPRD Kota Semarang langsung melakukan penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2018 dan kegiatan tahun jamak 2018-2019.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Walikota Semarang dan juga 4 pimpinan DPRD Kota Semarang di Ruang Paripurna DPRD kota yang juga disaksikan oleh Wakil Walikota Semarang dan para anghota dewan swrta pejabat pemkot.
Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang tahun 2018, pembenahan infrastruktur masih menjadi titik berat program pembangunan. Dari APBD sebesar Rp4,7 triliun, terbesar akan dibelanjakan oleh Dinas Bina Marga, Dinas Perumahan dan Permukiman serta Dinas Perdagangan.
Walikota Semarang Hendrar Prihadi menjelaskan, bahwa dalam APBD Murni tahun 2018 masih difokuskan pada bidang infrastruktur. “Seperti pembangunan jalan dan jembatan, pasar, dan juga rusunawa serta perbaikan sejumlah kantor pemerintahan,” katanya usai sidang paripurna.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi berharap setelah penandatanganan KUA-PPAS tersebut, akan langsung ada pembahasan di masing-masing komisi dan selanjutnya diaplikasikan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Sebab APBD Murni 2018 jumlahnya cukup banyak Rp4,7 triliun. Sedangkan pendapatannya ditargetkan Rp1,7 triliun. “Untuk itulah kami meminta anggaran tersebut agar serapannya tinggi, dan memberikan manfaat untuk kemajuan Kota Semarang,” katanya. (duh)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar