Home > JATENG RAYA > Hujan, Tanah Longsor Intai 13 Kelurahan di Semarang

Hujan, Tanah Longsor Intai 13 Kelurahan di Semarang

ilustrasi

SEMARANG – Memasuki peralihan musim, 13 kelurahan di Kota Semarang dinyatakan rawan terkena bencana tanah longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang menyebut ketigabelas kelurahan itu kebanyakan berada di daerah Semarang bagian atas.

“Antara lain di Gunungpati seperti Sukorejo, Trangkil, dan Pongangan,” ungkap Kepala BPBD Kota Semarang, Agus Harmunanto saat dikonfirmasi, pada Jumat sore (6/10).

Tak hanya itu saja, kata Agus. Masih ada kelurahan lainnya yang terancam terkena longsor yakni di Banyumanik meliputi Kelurahan Tinjomoyo, dan Jabungan, di Kecamatan Semarang Barat meliputi Keluraham Kalipancur, Manyaran, wilayah Gajahmungkur meliputi Kelurahan Bendan Dhuwur, dan di Kecamatan Ngaliyan berada di Purwoyoso.

Agus pun melanjutkan beberapa kelurahan di Candisari juga rawan longsor, seperti Jomblang dan di Tembalang bahaya longsor mengancam Kelurahan Meteseh dan Rowosari. Lebih jauh lagi, ia menuturkan pemicu longsor di Semarang bagian atas karena rata-rata rumah warga berada diatas tanah yang labil.

Parahnya lagi, pemukiman warga juga menempati talut dengan kondisi tebing yang tidak kuat menahan limpahan air hujan dari atas bukit. “Seperti di Sukorejo, disana tanahnya gerak. Kalau di Purwoyoso karena talut tebingnya yang tidak kuat menahan air hujan,” bebernya.

Agus mengingatkan kepada warga di 13 kelurahan itu agar mewaspadai tingginya intensitas hujan terutama saat malam hari. Sebab, baru-baru ini longsoran tanah telah menimpa Purwoyoso meski tidak ada korban jiwa.

Pihaknya saat ini telah meningkatkan koordinasi dengan para relawan untuk mengantisipasi longsor saat hujan lebat. Ia juga telah mengerahkan semua personel di Kelurahan-Kelurahan Siaga Bencana. “Kami juga sudah membuat posko 24 jam di kantor. Sehingga begitu ada kejadian, siap melakukan penanggulangan,” tukasnya. (far)

Ini Menarik!

Tingkatkan Produksi Pangan, Butuh Dukungan Sarpras

Share this on WhatsAppKENDAL – Ketersediaan beras di Kendal mengalami fluktuasi. Tahun 2013 sebesar 133.770 …

Silakan Berkomentar