Home > JATENG RAYA > Hujan Semalaman, Kendal Terendam Banjir

Hujan Semalaman, Kendal Terendam Banjir


 

KENDAL – Tujuh kelurahan di Kota Kendal Kamis (26/01) pagi terendam banjir akibat luapan sungai Kendal. Banjir terjadi setelah hujan mengguyur sejak Rabu (25/01) malam dan menggenangi puluhan rumah sepanjang aliran sungai. Air bahkan menggenangi komplek Kantor Bupati yang menjadi langganan banjir saat sungai Kendal meluap.

Air luapan sungai kendal mulai masuk ke pemukiman warga, sejak Kamis dinihari. Sejumlah santri di Pondok Pesantren Al Hidayah Kota Kendal ini terpaksa, mengamankan barang di tempat yang lebih tinggi. Air masuk hingga kamar santri dan menganggu aktivitas belajar para santri.

Pengurus Ponpes, Latifah mengatakan air sudah mulai masuk ke dalam pondok sejak Kamis dinihari. Ketinggian air yang masuk ke kamar santri, mencapai 30 centimeter. “Setiap hujan lebat dan sungai Kendal meluap pondok  ini selalu kebanjiran. Namun kali ini air cukup tinggi hingga masuk ke kamar santri, biasanya hanya menggenangi halaman pondok saja,” katanya.

Selain menggenangi pondok pesantren, puluhan rumah di 7 kelurahan juga terendam banjir dengan ketinggian antara 30 centimeter hingga 70 centimeter. Menurut warga, sungai Kendal meluap jika hujan diwilayah selatan cukup deras.

“Debit air yang banyak ini tidak mampu ditampung sungai hingga akhirnya meluap menggenangi pemukiman warga,” ujar Suwardi Wahid.

 Dikatakan, memasuki tahun 2017 ini sudah kali ketiga sungai kendal meluap dan menggenangi rumah warga. “Ini sudah ketiga kalinya dan kali ini paling parah,” imbuhnya.

Selain menggenangi pemukiman, luapan sungai Kendal juga merendam kantor bupati. Bahkan setiap sungai Kendal meluap, komplek Kantor Bupati selalu terimbas luapan air. Akibatnya pegawai negeri sipil yang hendak masuk kantor terganggu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal Sigit Sulistyo yang dihubungi mengatakan, setidaknya luapan sungai kendal ini menggenangi tujuh kelurahan. “Tujuh kelurahan yang terendam yakni Pekauman, Pegulon, Kebondalem, Ngilir, Patukangan, Balok dan Kalibuntu,” jelasnya.

Curah hujan yang tinggi menjadi faktor penyebab sungai Kendal meluap meski sudah dinormalisasi namun debit air yang banyak tidak dapat ditampung sungai yang melintas di tengah Kota Kendal ini. (MJ-01)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar