Home > JATENG RAYA > Hujan Angin Bikin Roboh Rumah Makan dan Tumbangkan Pohon

Hujan Angin Bikin Roboh Rumah Makan dan Tumbangkan Pohon

Petugas memotong batang pohon yang tumbang akibat angin kencang

KENDAL – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Kendal Jumat (10/02) merobohkan sebuah bangunan rumah makan  di Jalan Laut Kelurahan Nglilir Kecamatan Kota Kendal. Selain merobohkan bangunan, angin kencang juga menumbangkan sejumlah pohon di beberapa wilayah.

Robohnya bangunan yang digunakan sebagai rumah makan ini sempat membuat sejumlah pelanggan kaget.   Agus Umar pelanggan rumah makan ini terkejut saat mengetahui  bangunan ini rata dengan tanah.

“Rencananya mau  makan siang di rumah makan ini tapi tutup karena bangunanan roboh rata dengan tanah,” kata  Umar

Pemilik rumah makan, Teguh Laksana  menjelaskan, rumah makan dengan bangunan bambu  tersebut ambruk sekira pukul 09.00 WIB. Teguh mengaku  terkejut saat ditelepon pegawai yang mengabarkan rumah makan di tengah sawah tersebut roboh yang  ruang  depan.

“Saat itu  hujan deras di sertai angin, untuk  belum ada pembeli yang datang, sehingga tidak sampai  memakan jiwa, namun kerugian di tafsir mencapai Rp 10 Juta ,” kata  Teguh

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal Sigit Sulistyo saat dikonfirmasi membenarkan adanya bangunan yang roboh beberapa pohon tumbang di beberapa wilayah. Dikatakan, sebuah pohon Mahoni berdiameter 40 cm roboh akibat anging kencang di Jalan Pahlawan, Kelurahan Kalibuntu Wetan Kecamatan kota Kendal. Selain itu di Desa Gempolsewu juga ada pohon mahoni dengan diameter yang hampirsam tumbang.

“Hujan cukup deras dan juga disertai angin, meski ada pohon tumbang tidak ada korban jiwa namun seorang pengendara motor dari selatan yang sempat tergelincir saat menghindari pohon tersebut,” kata Sigit

Meski demikian karena posisi pohon yang melintang membuat arus lalulintas tersendat.

Guna mengantisipasi pohon tumbang DInas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal lebih mengaktifkan lagi satgas tamannya, apalag saat ini cuaca ekstrim, hujan angin bisa datang kapan saja.

Kepala Seksi Pertamanan dan Pemakaman Dinas Lingkungan HIdup Wahjuono mengatakan ada 7 kelompok Satgas atau kelompok yang bekerja di sepanjang jalur Pantura Kendal. Masing-masing Satgas mempunyai wilayah sendiri-sendiri, yaitu wilayah Weleri, Kendal Barat, Kendal Tengah, Kendal Timur, Kaliwungu, Cepiring dan Patebon.

“Satgas bekerja setiap hari, selain melakukan pemangkasan pohon juga merapikan taman,”kata wahju

Dikatakan Wahju, pemangkasan pohon, selain untuk merapikan pohon-pohon di sepanjang jalan, juga untuk mengurangi beban pohon supaya tidak tumbang. Satgas juga sewaktu-waktu membantu melakukan tugas jika tenaganya dibutuhkan, seperti membantu mengevakuasi pohon atau baliho yang tumbang.
 “Tugas utamanya di jalur pantura, namun bisa juga di wilayah lain, seperti di jalan provinsi jika diminta,”katanya. (MJ-01)

Ini Menarik!

Motorola Beri Harga Khusus Akhir Tahun

Share this on WhatsApp SEMARANG – Di penghujung tahun 2017, Motorola Indonesia menggelar promo bertajuk …

Silakan Berkomentar