Home > JATENG RAYA > Hindari Kemacetan Jatingaleh, Jalur Trans Semarang Koridor II dan VI Dialihkan

Hindari Kemacetan Jatingaleh, Jalur Trans Semarang Koridor II dan VI Dialihkan

Kondisi lalu lintas seputar proyek underpass Jatingaleh. (foto: metrosemarang.com)
SEMARANG –  Badan Layanan Umum (BLU) UPTD Trans Semarang Dinas Perhubungan Kota Semarang terpaksa harus mengalihkan jalur pelayanan penumpangnya di koridor II dan VI. Hal tersebut dikarenakan untuk menghindari dampak kemacetan akibat molornya pembangunan underpass Jatingaleh.
”Pengalihan jalur di koridor II tujuan Sisemut-Terboyo dan koridor VI tujuan Unnes-Undip untuk mengantisipasi efek dari kemacetan yang terjadi pada kendaraan, mulai dari kampas, kopling terbakar, mesin overheat, dan lain-lain,” kata Ade Bhakti Ariawan, Plt Kepala BLU UPTD Trans Semarang Dinas Perhubungan Kota Semarang, Senin (7/8).
Pengalihan jalur ini mulai akan dilaksanakan pada awal Agustus ini pada jam jam tertentu untuk armada koridor II yang arah ke Sisemut dan armada koridor VI yang mengarah ke Undip. Jalur akan dialihkan melalui Jalan Semeru menuju Stadion Jatidiri dan kemudian ke kiri Jalan Karangrejo sampai dengan jembatan tol Jatingaleh belok ke kanan.
Hal ini menurutnya untuk menghindari kemacetan di tanjakan Jatingaleh dari perempatan Kaliwiru sampai dengan Jalan Ksatrian. Jalur ini dinilai lebih baik karena selain tidak macet juga kondisi jalan relatif landai
”Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, karena dengan kepadatan seperti itu ditambah jika ada bus kami yang mogok karena overheat atau kampas kopling terbakar, maka bisa jadi bus kami malah menambah kemacetan yang terjaidi. Kerena ketika kepadatan Jatingaleh pada puncak-puncaknya, bisa dipastikan 4 sampai 6 armada kami terjebak di situ,” ungkapnya.
Dengan diberlakukannya pengalihan rute sementara ini, menurutnya akan ada dua shelter yang terdampak, yakni shelter Don Bosco arah ke atas dan shelter Ksatrian arah ke atas. Di dua shelter tersebut akan ditempelkan pengumuman bahwa pada jam-jam tertentu bus Trans Semarang tidak melewati shelter tersebut.
”Kami arahkan penumpang di shelter Don Bosco untuk bergeser ke shelter Jalan Semeru, sedangkan penumpang di shelter Jalan Ksatrian kami sarankan geser ke shelter Jatingaleh Depan Kelurahan Jatingaleh,” sarannya.
Selain pengumuman di shelter, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan paguyuban angkot yang melintas di Jalan Karangrejo Raya Jatingaleh. Karena bus Trans Semarang akan lewat rute tersebut tanpa menaik turunkan penumpang, dan pengalihan hanya bersifat sementara sampai dengan proses pembangunan underpass Jatingaleh selesai. (duh)

Ini Menarik!

Wuling Tawarkan Layanan Purnajual, Renault Tak Pasang Target Muluk

Share this on WhatsApp    SEMARANG – Wuling dan Renault merupakan dua pemain baru dalam …

Silakan Berkomentar