Home > JATENG RAYA > Hendi Belum Tahu Penyebab Genangan Air di Underpass Jatingaleh

Hendi Belum Tahu Penyebab Genangan Air di Underpass Jatingaleh

Jatingaleh. (doc)

 

SEMARANG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan belum mengetahui persoalan yang menyebabkan banjir di sepanjang ruas Underpass Jatingaleh. Pelaksana proyek pengerjaan jalan underpass telah diminta untuk melakukan evaluasi sistem drainasenya.
Walikota yang akrab disapa Hendi ini mengakui ketika hujan intensitas tinggi dengan durasi lama, hampir dipastikan jalan underpass Jatingaleh mengalami genangan. Namun penyebab terjadinya genangan setinggi kurang lebih 15 cm ini belum dapat diketahui dengan pasti.
”Pada saat terjadi genangan air di jalur tersebut pertama kalinya, saya minta Dinas PU untuk melakukan pengecekan, dan ternyata karena sampah dalam jumlah sangat banyak yang menutupi saluran. Setelah dibersihkan genangan segera surut”, katanya, Kamis (12/10).
Tetapi, pada saat terjadi hujan beberapa hari lalu, kembali terjadi genangan yang cukup tinggi, padahal sistem drainase tidak tersumbat oleh sampah. Oleh karen itu, dia telah meminta kepada pelaksana proyek pengerjaan jalan Underpass Jatingaleh untuk melakukan evaluasi sistem drainase di jalan tersebut.
”Saya bisa merasakan keluhan masyarakat yang resah ketika melintasi jalan tersebut. Genangannya cukup tinggi, karenanya kami telah meminta pelaksana proyek untuk melakukan evaluasi sistem drainase di jalan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi menyesalkan kejadian genangan air tersebut. Dia menilai pembangunan Underpass Jatingaleh tidak dibarengi dengan perencanaan yang baik, khususnya terhadap dampak lingkungannya.
”Jangan sampai kemacetan di Jatingaleh sudah tidak ada malah sekarang timbul banjir, ini menandakan kalau perencanaan tentang dampak lingkungannya kurang baik,” jelasnya.
Politisi PDI Perjuangan ini meminta agar ada penambahan penyeberangan jalan atau jembatan penyeberangan orang di jalur Underpass Jatingaleh. Hal ini mengingat di dekat underpass tersebut terdapat Pasar Jatingaleh yang menjadi pusat keramaian masyarakat.
“Keberadaan jembatan penyebrangan jalan dirasa akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga pejalan kaki yang akan menyeberang ke pasar dari sisi jalan yang lain. Sebab arus kendaraan di underpass Jatingaleh juga cukup padat. Saya dapat laporan kemarin ada pejalan kaki yang nyebrang tertabrak motor,” tegasnya. (duh)

Ini Menarik!

Tingkatkan Produksi Pangan, Butuh Dukungan Sarpras

Share this on WhatsAppKENDAL – Ketersediaan beras di Kendal mengalami fluktuasi. Tahun 2013 sebesar 133.770 …

Silakan Berkomentar