Hendak Disidang, 58 Napiter Nusakambangan Dipindah ke Gunung Sindur

SEMARANG – Sebanyak 58 narapidana kasus terorisme (napiter) di Pulau Nusakambangan, Cilacap, untuk hari ini, Minggu (20/5), telah resmi dipindah ke Rutan Gunung Sindur Jawa Barat.

Ilustrasi. Napiter Nusakambangan dipindah ke Gunung Sindur untuk menjalani proses persidangan.

Ade Kusmanto, Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS, Kemenkumham, beralasan pemindahan para napiter itu untuk mempermudah proses persidangan yang akan dijalani di salah satu pengadilan negeri yang ada di Jawa Barat.

“Mereka semua masih berstatus tahanan. Karenanya, pemindahan 58 napiter ke Rutan Gunung Sindur tak lain karena segera menjalani proses peradilan,” kata Ade.

Sebelumnya, ada 145 napiter yang terlibat bentrokan dengan petugas di Mako Brimob Kelapa Dua, Jakarta, telah menempati ruang tahanan dengan sistem penjagaan super ketat (maximum security) di tiga lapas Pulau Nusakambangan.

Pemindahan dilakukann memakai truk dan dijaga ketat aparat TNI/Polri. Namun, ia mengklaim dengan adanya pemindahan ini, maka jumlah napiter di Nusakambangan berkurang drastis.

“Ya ada pengurangan secara otomatis karena ada 58 orang dipindah Gunung Sindur,” jelasnya.

Kendati demikian, Ade belum bisa memastikan apakah persidangan 58 napiter itu berkaitan dengan kasus bom bunuh diri di Surabaya maupun serangan teroris di Riau.

Yang pasti, katanya semua berkas sidangnya sudah dilimpahkan ke pengadilan untuk selanjutnya digelar sidang perdana. “Semuanya sedang diproses,” tutupnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

75 + = 83

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.