Beranda JATENG RAYA Haul Ki Ageng Singoprono di Gunung Tugel Diikuti Ribuan Warga

Haul Ki Ageng Singoprono di Gunung Tugel Diikuti Ribuan Warga

50
0
BERBAGI
image

BOYOLALI – Ribuan warga mengikuti haul Ki Ageng Singoprono di petilasan Gunung Tugel, Desa Nglembu, Kecamatan Sambi, Boyolali, Selasa (12/1). Ki Ageng Singoprono merupakan sosok yang menjadi penyebar agama Islam di wilayah Simo dan sekitarnya. 
Acara diawali kirab tumpeng kiblat papat Keraton Surakarta Hadiningrat termasuk tombak Kyai Slamet milik Ki Ageng Singoprono serta sejumlah pusaka keraton. Kirab dipimpin sesepuh dari Keraton sebagai cucuk lampah. Diiringi sentana yang membawa senjata pusaka tombak Kyai Slamet milik Ki Ageng Singoprono serta sejumlah pusaka keraton. 
Di belakangnya rombongan pengangkut tumpeng kiblat papat. Tumpeng besera ubarampe diletakkan dalam empat jodang yang terbuat dari papan kayu jati. Setiap jodang dipikul empat orang.
Dibelakangnya lagi, ribuan warga dan peziarah berbaris rapi. Rombongan kirab kemudian naik ke kawasan petilasan Ki Ageng Singoprono. Untuk naik ke puncak, peserta kirab dan ribuan warga harus meniti ratusan anak tangga. Sesampai di puncak perbukitan, dilanjutkan dengan ritual dan pengajian. Sejak pagi, warga dari berbagai daerah sudah berkumpul di rumah salah seorang warga di kaki bukit Gunung Tugel. 
Sekretaris panitia kegiatan, KRT Surojo Adi Nagoro, mengatakan haul Ki Ageng Singoprono ini baru pertama kali digelar. Selain untuk melestarikan tradisi juga untuk memperingati perjuangan Ki Ageng Singoprono dalam menyebarkan agama Islam. Selain itu untuk memberikan penghormatan serta mengenang jasa-jasa tokoh yang dikenal sebagai pejuang penyebaran agama Islam di Boyolali, terutama di wilayah Simo dan sekitarnya. 
Dijelaskan, Ki Ageng Singoprono merupakan keturunan Prabu Brawijaya V. Ki Ageng saat itu menjabat sebagai Demang Simowalen yang saat kini menjadi pusat Kecamatan Simo. Sosok Ki Ageng Singoprono termasuk kerabat Keraton Surakarta Hadiningrat yang cukup terkenal dan berpengaruh. Keturunan Singoprono banyak yang menjadi raja-raja atau tokoh di keraton. 
Ki Ageng Singoprono merupakan sosok yang amat halus, berbudi luhur dan bijaksana, karena itu mendapat gelar Singoprono dan disegani oleh semua orang. Dia juga merupakan ahli pertanian dan tak segan menularkan ilmunya kepada rakyat sekitar. “Beliau juga mendapat julukan Singo alus karena budi pekerti dan bahasanya halus. Sikapnya sangat berwibawa,” katanya. 
Haul Ki Ageng Singoprono ini juga diikuti sesepuh Pokoso Boyolali, kalangan sentono dalem Keraton Kasunanan Surakarta. Juga dari kalangan ulama baik dari Boyolali, Semarang dan berbagai wilayah lainnya, serta santri dari sejumlah pondok pesantren. (MJ-07)