Beranda KRIMINAL & HUKUM Hati-Hati Taruh Tas Saat Makan, Pencuri Makin Lihai

Hati-Hati Taruh Tas Saat Makan, Pencuri Makin Lihai

96
0
pencurian java mal
Dua tersangka pencurian dengan pemberatan yang dilakukan di Jawa Mal Semarang. (foto: metrosemarang.com/Efendi)
SEMARANG РDua orang tersangka pencurian dengan pemberatan diringkus polisi. Keduanya ialah Faizal Ramadhana (24), warga Bukit Tiara Blok F-3, Nomor 7, RT 020 RW 04, Kelurahan Pasir Jaya, Cikupa, Tagerang dan Edi Junaedi (42) warga Gumawang RT 005 RW 004, Gumawang, Belintan, Oku Timur, Sumatera Selatan.
Penangkapan terhadap dua tersangka tersebut bermula dari kejadian pencurian di Java Super Mall Jalan Mt Haryono, Semarang pada Minggu (8/4) lalu. Saat itu korban bernama Putri Ditamaya Sandhy (30) sedang duduk di sebuah gerai makanan dan meletakkan tasnya di atas lantai. Saat korban lengah kedua tersangka beraksi dengan terlebih dulu tersangka Edi menggeser tas menggunakan kaki. Kemudian Faizal sebagai eksekutor yang memasukkan tas milik korban ke dalam tas ransel yang ia kenakan.
“Namun si korban ini cepat menyadari dan langsung teriak minta tolong. Di saat bersamaan ada taruna akpol yang sedang melaksanakan pesiar, mereka langsung mengejar dan menangkap tersangka Faizal serta membawanya ke pos keamanan,” ujar Wakapolrestabes Semarang, AKBP Enrico Silalahi saat gelar perkara di Mapolrestaber Semarang, Selasa (10/4).
Setelah menyerahkan ke Pos Keamanan, kemudian kejadian tersebut dilaporkan kepada jajaran Polsek Semarang Selatan. Saat itu juga pihak Polsek Semarang Selatan melakukan pengejaran terhadap Edi dengan melibatkan tersangka Faizal untuk memastikan kebenaran keika nantinya pihak kepolisian menangkap Edi.
Hingga akhirnya tersangka Edi berhasil ditangkap oleh petugas di Hotel Wiryowinoto, Solo malam harinya. Dari pengakuannya Edi, ia ke Solo dengan menunggang bus dari Banyumanik, yang terlebih dulu menunggang angkot dari Java Super Mall menuju Banyumanik. Kedua tersangka kemudian digelandang ke Mapolsek Semarang Selatan untuk dimintai keterangan.
Sementara dari pengauan kedua tersangka, mereka melakukan tindak kejahatan serupa di Semarang sudah ke empat kalinya dan semuanya dilakuka di Java Super Mall Semarang.
“Ya awalnya mau cari modal buat usaha, dulu saya kan pernah jualan jilbab di Sumatra terus berhenti, lha ini merantau ke Semarang buat cari modal, tapi nggak tau bisa seperti ini saya khilaf,” kata Edi.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan ialah, satu buah tas cangklong warna hitam dan berisi handphone senilai Rp 3,8 juta serta tas ransel milik tersangka. Kini kedua tersangka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Mereka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) KUHP dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun penjara. (fen)