Beranda JATENG RAYA METRO KEDU Hati-hati, Makanan Berpewarna Tekstil Masih Beredar di Magelang

Hati-hati, Makanan Berpewarna Tekstil Masih Beredar di Magelang

34
0
BERBAGI

MAGELANG – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Semarang menemukan makanan mengandung formalin dan Rhodamin B beredar di Magelang. Temuan tersebut diketahui berdasarkan uji lab dari makanan yang diambil di Pasar Rejowinangun, Senin (4/6).

Petugas BPOM menguji sampel makanan di Pasar Rejowinangun Magelang, Senin (4/6). Foto: ch kurniawati

“Ada 31 jenis makanan dan minuman yang diambil untuk kita uji lab. Hasilnya ada empat makanan mengandung zat berbahaya untuk kesehatan karena bisa menjadi penyebab sakit kanker,” kata staf Layanan Informasi Konsumen BPOM Semarang, Eni Zuniati.

Makanan yang  positif mengandung formalin yakni teri nasi dan cumi asin. Sedangkan yang  mengandung Rhodamin B ada di slondok dan rengginang singkong.

Eni menyebutkan, ada beberapa kemungkinan alasan kenapa produsen empat jenis makanan itu menggunakan formalin dan Rhodamin B. Kemungkinan pertama, karena ketidaktahuan pengusaha atas berbahayanya zat itu bagi kesehatan tubuh.

Biasanya zat itu dipakai untuk lebih menarik perhatian konsumen, karena tekstur lebih cerah dan awet. “Padahal, dari sisi harga hanya terpaut sedikit dengan pewarna makanan yang tidak berbahaya bagi tubuh,” katanya.

Namun kemungkinan ada juga pengusaha yang memang bandel dengan memakai bahan pengawet mayat dan pewarna tekstil itu di dalam makanan. Untuk alasan ini, ia berharap ada tindakan serius dari pemerintah daerah agar ada efek jera.

Pihaknya akan segera membuat surat untuk Disperindag, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) dengan tembusan Wali Kota Magelang yang berisi hasil temuan ini. “Kami harap Pemkot Magelang menindaklanjuti ke pemilik usahanya,” tuturnya.

Di sisi lain, meski masih ditemukan zat berbahaya dalam makanan, Eni menyebutkan, ada perubahan positif yang ia temukan kali ini. Setidaknya ada dua jenis makanan dan minuman yang sudah tidak lagi memakai rodamin B dan Formalin, yakni kue gula kelapa dan es cendol.

Turut menyaksikan uji lab adalah Assisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Jawa Tengah, Herru Setiadhie beserta jajaran. Herru mengapresiasi langkah BPOM yang menguji sampel makanan dan minuman di Pasar Rejowinangun Kota Magelang.

Ia mengingatkan agar masyarakat dan semua pihak mewaspadai peredaran makanan dan minuman yang dilihat dari aspek kesehatan. Pengusaha dan pedang serta konsumen harus di edukasi akan pentingnya  mengonsumsi makanan yang sehat dan tidak mengandung formalin dan Rhodamin B. (MJ-24)