Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > Harga Cabai Merah di Kendal Naik 150 Persen

Harga Cabai Merah di Kendal Naik 150 Persen

Harga cabai merah di pasar tradisional Kendal mengalami kenaikan hingga 150 persen. Foto Metrojateng
Harga cabai merah di pasar tradisional Kendal mengalami kenaikan hingga 150 persen. Foto Metrojateng

KENDAL – Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Kendal  mengalami kenaikan hingga 150 persen. Kenaikan harga ini diakibatkan pasokan dari sejumlah distributor yang berkurang akibat musim kemarau.

Seperti di Pasar Kendal, harga cabai merah pada Rabu (29/10) siang berkisar antara Rp 33 ribu hingga Rp 35 ribu per kilogramnya. Padahal tiga hari sebelumnya, harga cabai merah ini masih berkisar Rp 15 ribu hingga Rp 17 ribu. Kenaikan hampir 150 persen ini, diduga akibat pasokan dari distributor dan pengepul lombok yang mulai berkurang.

Harga cabai rawit dan cabai setan juga ikut merambat naik dari semula Rp 12 ribu per kilo, kini naik menjadi Rp 25 ribu. Menurutu pedagang kenaikan harga lombok ini sudah terjadi tiga hari terakhir dan diperkirakan akan terus naik seiring pasokan yang semakin berkurang.

Pasokan dari sejumlah pengepul dan distributor di Semarang dan kota besar lainnya mulai berkurang sehingga harga melonjak hingga 150 persen.”Naiknya cukup tinggi Mas, jadi  pembeli sepi karena kenaikan harga yang terlalu tinggi ini,” ujar  Nurani Khamid, pedagang Lombok.

Sementara itu, bagi pembeli kenaikan harga lombok ini sangat memberatkan. Pembeli khawatir harga akan semakin tinggi karena rencana pemerintah akan menaikan harga bahan bakar minyak.

“Lah itu Mas harga BBM belum naik apa-apa sudah naik duluan kalau seperti ini jelas keberatan. Apalagi kalau BBM sudah naik sudah pasti tambah naik lagi,” kata Siti Farkanah, warga Kendal.

Selain harga komiditi lombok harga sayuran dan bumbu dapur juga ikut merangkak naik meski masih dalam kondisi wajar. Kenaikan harga sayuran berkisar Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per kilogramnya. (MJ-01)

Ini Menarik!

Mensyukuri Toleransi di Semarang Bersama Para Pemulung

Share this on WhatsApp SEMARANG – Aktivitas salah satu Guru Besar Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, …

Silakan Berkomentar