Hampir Rampung, Proyek Perluasan Bandara Ahmad Yani Bakal Diaudit

perluasan bandara ahmad yani semarang
Sugihardjo, Sekertaris Jenderal Kemenhub (kacamata) saat meninjau kesiapan terminal penumpang anyar di Bandara Internasional Ahmad Yani bersama Wendo Asrul Rose, Direktur Operasi PT Angkasa Pura I (kanan). (foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto)

 

SEMARANG – Kementerian Perhubungan segera mengaudit ulang mega proyek perluasan Bandara Internasional Ahmad Yani yang berdiri diatas lahan seluas 58 ribu hektare. Sugihardjo, Sekertaris Jenderal Kemenhub menyatakan proses audit untuk melihat kelayakan bangunan terminal penumpang yang sedang digarap, apakah sudah bisa dioperasionalkan secara bertahap atau tidak.

“Karena kami konsisten meningkatkan kapasitas Bandara Ahmad Yani sebagai proyek strategis nasional, maka dari daya tampung semula hanya 800 ribu penumpang dengam luas arealnya 3.800 hektare. Padahal jumlah penumpang pesawatnya rata-rata per tahun mencapai 4,4 juta jiwa. Nantinya akan ditingkatkan menjadi 58 ribu hektare,” tutur Sugihardjo, ketika meninjau mega proyek tersebut, pada Kamis (22/3).

Ia berharap nantinya, terminal anyar Bandara Ahmas Yani mampu menampung sampai 60 ribu penumpang atau naik sampai 9 kali lipat. Di sela tinjauannya di gedung terminal penumpang Bandara Ahmad Yani, ia berani memastikan bahwa akses jalannya sudah selesai.

Pembangunan area terminal penumpang tersebut, katanya akan terus dikebut sehingga dapat digunakan bertahap.

“Sebelum dipakai harus ada verifikasi secara menyeluruh. Proses audit akan dikerjakan oleh tim gabungan Dirjen Kebandaraan serta Dirjen Keselamatan Perhubungan Kemenhub, baru setelah itu bisa digunakan untuk melayani aktivitas penerbangan,” ujarnya.

Wendo Asrul Rose, Direktur Operasi PT Angkasa Pura I, menjelaskan proyek terminal penumpang anyar di Bandara Ahmad Yani kini telah mencapai 63 persen. Kemudian, ia melanjutkan untuk pembuatan taxway kini sudah 100 persen. Pihaknya saat ini tinggal mengebut proyek paket empat mencakup parkir dan landasan pacu yang baru dikerjakan 10 persen.

“Terminal penimpang akan diselesaikan Mei bertepatan dengan kegiatan verifikasi. Jadi, kami tidak menunggu operasional 100 persen tapi dioperasikan secara parsial dengan progres fisik belum selesai semua. Sehingga, mudah-mudahan Lebaran sudah bida dioperasikan,” ungkapnya.

Ia mengatakan progres proyek perluasan Bandara Ahmad Yani secara berkala dilaporkan kepada Menhub Budi Karya Sumadi. Jika sesuai rencana, ia optimistis terminal penumpang yang baru sudah bisa beroperasi lebih cepat dari target semula kelar pada 2019 mendatang. (far)

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 1 = 2

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.