Guyub, Halal Bihalal ala Seniman Jepara

JEPARA – Halal bihalal sudah menjadi tradisi masyarakat untuk menjalin silatutahmi di saat suasana lebaran. Namun, bagaimana jika momentum saling memaafkan itu dihelat para seniman?

Halal bihalal seniman Jepara. Foto: metrojateng.com

Halal bihalal biasanya dilakukan dengan temu kangen, dibalut acara seremonial dan dilanjut saling memaafkan. Ada hal lain dalam halal bihalal yang dilaksanakan di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan, Jepara.

Bukan hanya tidak biasa, halal bi halal tersebut juga berlangsung selama dua hari. Dimulai dari pelatihan membuat wayang rotan, mendalang bagi anak-anak hingga berdialog warga, pemuda dengan pemerintah desa.

Hari kedua disambung dengan kegiatan hiburan diantaranya musik warna-warni, pentas wayang rotan dari Komunitas Pojok Kidul dan dipungkasi Njagong Budaya Padang Mbulan.

Dalam Njagong Budaya, seniman dan budayawan saling “ngudo roso” membaca kondisi Jepara. Lebih guyub, di sesi acara tersebut juga dihadiri seniman dari Semarang dan daerah lain.

“Kami mencoba memanfaatkan momen halal bihalal untuk tukar pikiran. Bahkan bukan hanya bagi kalangan orang dewasa atau tua, tapi juga anak-anak. Sehingga dibuat rangkaian acara selama dua hari,” kata Abdul Majid, anggota Komunitas Pojok Kidul, Minggu (24/6).

Dia menambahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan atas inisiatif Komunitas Pojok Kidul dan Rumah Aksara Wilis Bersaudara kerjabareng Ikatan Pemuda Rukem.

“Kami juga didukung oleh masyarakat, pemerintah desa dan seniman Jepara,” paparnya.

Seorang budayawan, Dalono menuturkan bahwa masyarakat terutama kalangan muda sudah mulai bangkit menghidupkan budaya Jawa. Salah satunya adalah njagong bareng.

“Budaya njagong seperti ini yang punya orang-orang tua kita. Sehingga njagong seperti ini dapat bersilaturahmi, saling belajar,” tandasnya.(MJ-23)

dprd kota semarang
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

5 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.