Home > JATENG RAYA > Genangan di Underpas Jatingaleh Tanggung Jawab Kontraktor

Genangan di Underpas Jatingaleh Tanggung Jawab Kontraktor

Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono. (foto: metrosemarang.com/Mukhamad Masrukhin)
SEMARANG – Video underpass Jatingaleh yang banjir tergenang air di saat hujan deras beberapa hari lalu, ramai diperbincangkan warganet Kota Semarang. Banyak warga menyayangkan infrastruktur yang baru jadi tersebut ternyata menimbulkan masalah baru, yaitu munculnya titik genangan apabila terjadi hujan lebat.
Persoalan ini juga menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, yang punya fungsi pengawasan atas program kerja pemerintah kota. Dewan meminta agar kontraktor yang mengerjakan proyek underpass dapat bertanggungjawab.
”Kami prihatin dan meminta kontraktor yang mengerjakan proyek underpass, dapat menyelesaikan persoalan tersebut,” kata Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono, Senin (9/10).
Suharsono mengatakan, meskipun genangan hanya setinggi 10 cm dan genangan hanya terjadi 10 sampai 15 menit, tetap harus menjadi perhatian. Karena akan menganggu lalulintas, terlebih saat ini sudah mulai memasuki musim penghujan dan kemungkinan curah hujan di bulan-bulan selanjutnya semakin tinggi.
”Prihatin dengan adanya genangan di Underpass Jatingaleh, meskipun hanya 10 cm kita berharap segera ada penanganan, karena sudah mendekati musim penghujan, jika setiap hujan ada genangan akan sangat mengganggu lalu-lintas, belum lagi adanya genangan air juga bisa merusak jalan”, terangnya.
Suharsono juga meminta kontraktor untuk kembali memeriksa pembangunan underpass tersebut. Karena mungkin ada drainase yang kurang sempurna atau ada penyumbatan-penyumbatan sehingga masih tergenang. Karena pembangunan sudah melalui kajian dan perencanaan yang baik, sudah seharusnya genangan tersebut tidak terjadi.
“Tentu ini masih dalam masa pemeliharaan dari pembangunan ini, saya berharap kontraktor kembali memeriksa barangkali ada penyumbatan sehingga drainase tidak berfugnsi baik, mungkin juga ada bekas material yang menyumbat,” kata politisi PKS ini.
Selain itu, Suharsono juga mengharapkan Dinas Pekerjaan Uum untuk terus mengawasi Underpass Jatingaleh ini, hingga tidak menimbulkan persoalan baru salah satunya adanya genangan ini. Pembangunan underpass ini dibangun untuk mengurangi kemacetan, namun jangan sampai adanya pembangunan ini muncul persoalan baru.
 “Dinas PU harus terlibat aktif untuk memonitor, kita tidak berharap setelah selesainya pembangunan underpass tersebut justru memunculkan persoalan baru yaitu adanya titik baru genangan air ketika turun hujan, saya yakin bisa segera diatasi,” tandasnya. (duh)

Ini Menarik!

Wuling Tawarkan Layanan Purnajual, Renault Tak Pasang Target Muluk

Share this on WhatsApp    SEMARANG – Wuling dan Renault merupakan dua pemain baru dalam …

Silakan Berkomentar