Gempa Banjarnegara, Bocah 12 Tahun Tewas Tertimpa Reruntuhan Rumah

SEMARANG – Seorang anak meninggal dunia dalam peristiwa gempa bumi yang menggoyang Banjarnegara pada hari ini. Tri Sugiarto, Relawan BPBD Banjarnegara, korban tewas sudah dibawa Puskesmas Kalibening.

Evakuasi korban meninggal akibat gempa di Banjarnegara. Foto: twitter @Sutopo_PN

“Untuk kerusakan bangunannya masih didata oleh tim yang saat ini masih berada di lapangan. Sebab, ada beberapa desa yang rumahnya rusak, juga sekolahan dan tempat ibadah,” ungkap Tri.

Ia menambahkan semua relawan yang bertolak ke Banjarnegara sepakat menggunakan jaringan komunikasi frekuensi VHF untuk emergency international yaitu pada 147.000 MHz simplex (direct).

Namun, menurut Tri bila sangat mendesak, dapat menggunakan Repeater Garda Rescue Magelang pada frekuensi output 148.760 MHz , Duplex +4555 Hz , Input 153.315 MHz , Tone 100.0.

Sementara itu, seorang pasukan siaga Siaga Kodim 0704/BNA, Kapten (Inf) Katut Suwaryanto menuturkan bocah yang tewas itu atas nama Asep. Usianya 12 tahun. Alamat rumahnya di  Kasinoman Kecamatan Kalibening.

“Korban jiwa seorang orang meninggal dunia atas nama Asep,” tegas Katut, seraya menguraikan jika diluar itu masih ada sejumlah warga terluka dan harus dievakuasi ke Puskesmas Kalibening. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

40 + = 48

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.