Gelombang Tinggi, Sejumlah Nelayan Hilang di Laut Jawa

Pencarian kapal nelayan yang tersapu ombak. (foto: istimewa)

SEMARANG – Gelombang tinggi yang terjadi di Laut Jawa memakan korban jiwa. Kali ini, sejumlah perahu nelayan yang sedang menjala ikan di tiga daerah jalur Pantura terbalik.

Ombak tinggi mula-mula dilaporkan oleh Basarnas telah menghantam tiga perahu nelayan di Kabupaten Tegal, pukul 11.35 WIB siang ini. Humas Kantor Basarnas Jateng, Zulhawary Agustianto menyebut akibat kejadian itu tujuh nelayan sempat terombang-ambing di lautan lepas.

Para nelayan berasal dari Desa Bojongsana dan Surodadi, Kabupaten Tegal. “Tetapi, dari tujuh nelayan, seorang di antaranya bernama Mahdi saat ini dinyatakan hilang. Yang bersangkutan sedang dalam proses pencarian. Sedangkan enam korban lainnya telah kita selamatkan dan dibawa ke daratan,” terangnya, Kamis (11/1).

Keenam nelayan Tegal yang selamat dari hantaman ombak antara lain, Jafar, Eka, Darsono, Sugiyono, Bagus Sugiarto dan Sumari. Zulhawary menyatakan kejadian itu bermula saat korban berangkat melaut pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Ketika itu, mereka menjala ikan menggunakan tiga perahu.

Walau begitu, tepat pukul 05.00 WIB, perahu mereka tiba-tiba terbalik saat muncul ombak tinggi. Kejadian itu kemudian dilaporkan oleh nelayan lain kepada petugas SAR setempat. Baik BPBD kabupaten Tegal, Koramil tim SAR maupun warga, lalu melakukan pertolongan dan pencarian hingga menemukan enam orang yang selamat.

“Korban selamat sudah dirawat di RSU  Suradadi guna pemulihan kondisi badan. Basarnas Jateng juga telah mengirim tim untuk mencari satu nelayan yang masih hilang,” terangnya.

Di Pantai Mangunharjo Mangkang, Semarang, ombak tinggi juga membuat perahu nelayan terbalik. “Yang di Semarang semua korbannya sudah diselamatkan oleh tim SAR,” jelasnya.

Di Pemalang, ombak besar menghantam dua kapal nelayan dekat Muara Asemdoyong pukul 04.30 WIB. Ada tiga ABK luka-luka dan dua hilang. “Saat ini, tim Basarnas bersama Polair Pemalang serta warga masih melakukan evakuasi dan pencarian sejumlah nelayan yang masih hilang,” pungkasnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 26 = 36

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.