Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Geger Penampakan Pocong di Boyolali

Geger Penampakan Pocong di Boyolali


Notice: Array to string conversion in /home/metg6994/public_html/wp-content/plugins/jetpack/modules/carousel/jetpack-carousel.php on line 425
ilustrasi
ilustrasi

 

BOYOLALI – Warga di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, dihebohkan dengan kabar adanya penampakan hantu pocong dalam beberapa hari terakhir. Menurut kabar  yang beredar, penampakan hantu pocong terjadi di sebuah rumah warga di Dukuh Belik, desa setempat.

Isu itu tidak hanya beredar antar warga, tetapi juga di dunia maya, antara lain melalui jejaring sosial Facebook maupun Blackberry Messenger (BBM). Warga yang penasaran pun sejak sore hari hingga malam kemarin, berkumpul di depan rumah milik Sudarsono itu. Bahkan, Kamis (7/8) hingga tengah malam, ratusan warga dari berbagai daerah mendatangi lokasi untuk membuktikan kebenaran isu tersebut.

Seorang warga setempat, Tanti (36), menurutkan isu tersebut memuncak pada beberapa hari terakhir. Pada Senin (4/8) malam, seorang warga mengaku melihat pocong di lantai dua Ruko. Ia pun lalu memberitahukan pada temannya, sehingga isu tersebut menyebar luas.

Kemudian pada Rabu (5/8) malam, warga yang penasaran menunggui di sekitar ruko yang lantai duanya sudah lama tidak ditempati tersebut. Kemudian ada kabar yang beredar, ada yang memotret menggunakan HP dan terlihat ada bayangan putih.

Sejak itu, tiap malam suasana disekitar ruko bertambah ramai. Ratusan warga berdatangan menunggu penampakan pocong. “Biasanya pukul 10 malam sampai jam 3 pagi sangat ramai. Kebanyakan malah dari luar daerah,” katanya.

Terpisah Kapolsek Ngemplak, AKP Ahmad Nadiri, membenarkan ada ratusan warga yang mendatangi rumah Sudarsono karena penasaran ingin melihat penampakan hantu pocong. Namun Kapolsek memastikan isu tersebut tidak benar. Dia juga mengatakan, foto-foto yang beredar melalui dunia maya, tidak benar.

Pihaknya bersama kepala desa dan perangkat, serta keluarga pemilik rumah, sudah mengecek ke lokasi kejadian. Dari pengecekan itu, diketahui jendela rumah tersebut dalam keadaan terbuka sehingga apabila terkena embusan angin, jendela itu membuka-menutup. “Apabila terkena sinar lampu merkuri, jika dilihat dari jarak jauh seperti ada bayangan putih yang dikira pocong, tapi itu sebenarnya pantulan dari sinar lampu merkuri,” kata Kapolsek kepada wartawan.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh isu yang belum tentu kebenaran dan keakuratannya. (MJ-07)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar