Home > GUBERNURAN > Ganjar: Kritikan Anggota Dewan Diguyu Pitik

Ganjar: Kritikan Anggota Dewan Diguyu Pitik

image
Ganjar Pranowo meminta kritikan yang dialamatkan padanya harus ada data akurat. Foto Metrojateng

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan kritikan yang baik harus disertai data dan menggunakan logika. Ia mempertanyakan mengapa anggota Dewan hanya berani berkomentar di media, tapi tak berani berkata apa-apa ketika bertemu dengannya.

Menurut Ganjar, dirinya sangat paham tugas dan fungsi legislator karena pernah dua periode duduk di DPR RI. Ia mempersilakan anggota DPRD Jateng menggunakan fungsi kontrol itu semaksimal mungkin. “Dikritik saja habis-habisan Ganjar itu, tidak apa-apa,” katanya.”

Namun ketika mengkritik, ia menyarankan anggota Dewan menyertakan data yang akurat. Ia juga mempertanyakan logika Prajoko ketika menyebut bahwa Direktur Bank Jateng Supriyatno adalah teman Ganjar semasa remaja. 

“Bagaimana bisa dibilang teman remaja wong usianya jauh di atas saya, dia beda fakultas. Tahu nggak saya lulusan tahun berapa, Supriyatno lulus tahun berapa. Jaman kuliah dulu saya tidak kenal dia,” katanya.

Ganjar selama ini menganggap kritikan sebagai vitamin. “Tapi alangkah baiknya pakai logika, kalau seperti itu tadi nanti diguyu pitik,” sentilnya.

Tentang seleksi promosi terbuka Sekretaris Daerah dan Dirut Bank Jateng yang dituding pencitraan, menurut Ganjar harus dibandingkan dengan gubernur sebelumnya. 

Ia menanyakan kepada Prajoko dan Sasmito apakah gubernur sebelumnya pernah melakukan pola rekrutmen pejabat setransparan dirinya. “Dibandingkan saja dengan gubernur sebelumnya, pernahkah ada promosi terbuka di Jateng,” tanya Ganjar. 

Politikus PDIP itu juga heran pada Sasmito dan Prajoko yang hanya berani mengkritik dirinya di media. Padahal ia sering bertemu dengan dua wakil rakyat itu, dan keduanya tidak pernah menyampaikan kritikannya secara langsung.

“Pak Sasmito kalau ketemu ya diam saja. Padahal kalau bertemu itu kan juga kesempatan menyampaikan kritik secara langsung. Pak Prajoko juga tidak pernah terlihat di paripurna, padahal saya tunggu kritikan-kritikannya,” tandasnya.(MJ-03)

Ini Menarik!

2018, Jateng Garap Perawatan Jalan dan Jembatan 2.400 KM

Share this on WhatsAppSEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada tahun depan akan memfokuskan pada …

Silakan Berkomentar