Ganjar Ingatkan Tak Ada Toleransi untuk Aparat Korup

ilustrasi
ilustrasi

 

SEMARANG – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan, penangkapan 7 anggota polisi satuan lalu lintas Polres Pemalang berawal dari laporan masyarakat. Ia menyatakan apresiasi pada gerak cepat kepolisian menindaklanjuti laporan tersebut. “Saya dapat laporan dari rakyat, koordinasi dengan polisi, langsung sigap, tangkap,” katanya, di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Senin (11/8). Gubernur baru saja melepas keberangkatan Satgas Yonif 405/SK ke daerah perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Timur.

Ganjar mengingatkan kembali agar seluruh jajaran pemprov Jateng maupun aparat keamanan agar bekerja secara bersih dan profesional. Ia tidak akan menoleransi praktik korupsi dalam bentuk apapun. “Kita serius soal itu, seluruh pemberantasan korupsi di Jateng kita komitmen, seluruh instansi kita sikat,” katanya.

Ia meminta masyarakat yang mengetahui adanya tindak pidana korupsi untuk langsung melapor kepada gubernur. “Masyarakat kalau masih temukan itu lagi segera lapor ke saya. Kita bereskan tanpa kecuali,” tandasnya.

Sebelumnya, Propam Polda Jawa Tengah menangkap 10 polisi karena diduga melakukan pungli di Jembatan Comal. Oknum polisi itu meminta uang pada sopir truk untuk meloloskan kendaraan melebihi tonase yang ditentukan bebas melalui jembatan. Dari pemeriksaan itu, tujuh anggota Satlantas Polres Pemalang terbukti terlibat pungli, sementara tiga anggota Sabhara tidak terlibat dan dijadikan saksi. (MJ-03)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 88 = 98

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.