Ganjar Damprat Tiga Kepsek Sekolah Favorit yang Tolak Verifikasi SKTM

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berang mendapati tiga sekolah favorit di wilayahnya menolak untuk memverifikasi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai lampiran PPDB tahun ajaran 2018/2019.

Ganjar memantau pelaksanaan PPDB, Selasa (10/7). Foto: fariz fardianto

Ganjar mula-mula mendapati data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah ihwal jumlah sekolah yang belum memverivikasi data SKTM untuk PPDB, pada Selasa (10/7).

Ganjar kemudian mengontak langsung Kepala SMA Negeri Mojogedang Karanganyar, Purwadi.

Ganjar bertanya ke Purwadi mengenai proses verifikasi SKTM di sekolahnya. Sebab jumlah pendaftar SKTM di sekolah tersebut melebihi daya tampung.

“Pak, jenengan berarti tidak melakukan perintah kepala dinas ya untuk verifikasi faktual? Hari ini verifikasi, saya minta semua guru diturunkan. Laporkan pada siang hari ini juga,” sergah Ganjar.

Mendapat pertanyaan itu, Purwadi berdalih belum melakukan verifikasi karena tidak mendapat surat dari Disdik. Ganjar yang meradang menyebut Purwadi membuktikan sensitivitas kepala sekolah rendah.

“Eh pak, gak pakai surat-suratan (verifikasi). Kalau sudah seperti itu masak kepala sekolah gak curiga? Ini sistemnya kacau lho pak,” kata Ganjar lagi.

Tak hanya itu saja, Ganjar juga menelepon Kepala SMKN 1 Blora, Mariya. Kasusnya hampir sama. Jumlah pendaftar SKTM melebihi daya tampung.

Ganjar memperingatkan Mariya agar mengerahkan semua guru untuk verifikasi. Batas waktu laporan hasil verifikasi maksimal pukul 15.00 WIB.

“Pak, ini kita digebuki sama sekolahane sampeyan juga lho Pak. Kita jangan tenang-tenang saja. Pak, kita malu lho nanti. Anda orang kedua yang saya peringatkan keras,” bebernya.

Orang terakhir yang kena damprat Ganjar adalah Kepala SMKN 1 Purwokerto, Asep Saeful Anwar. “Ini darurat pak. Ini darurat. Nanti saya minta laporan langsung,” tutupnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

68 − 65 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.