Foto bareng Cagub, Enam ASN Disemprit Panwaslu

JEPARA – Panwaslu Kabupaten Jepara telah melayangkan panggilan kepada enam aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di RSUD Kartini. Ternyata keenam ASN itu kedapatan berfoto bareng Cagub Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Penandatanganan komitmen netralitas ASN dalam Pilgub Jateng 2018, beberapa waktu lalu. Foto: dok metrosemarang.com

Keenam ASN tersebut, empat di antaranya adalah Plt Direktur RSUD Kartini Muh Ali dan Kabag Umum Mujoko, serta Umrotun dan Peristiwaningsih. Sedangkan dua lainnya masih dipastikan identitasnya oleh Panwaslu Kabupaten Jepara.

Ketua Panwaslu Kabupaten Jepara, M Arifin menuturkan, empat ASN yang berfoto bareng Ganjar Pranowo sudah dilayangkan panggilan untuk dimintai keterangan.

“Kami menjumpai ASN RSUD berfoto bersama dengan Cagub. Rabu, 21 Februari 2018, kami panggil untuk dimintai klarifikasi. Hari ini suratnya kami kirimkan,” ujar Arifin, saat dikonfirmasi lewat ponselnya, Selasa (20/2)

Pihaknya masih mengkaji apakah ini termasuk larangan kampanye atau pidana kampanye. Netralitas ASN dalam Pilgub adalah salah satu yang harus dijaga.

Implementasi netral itu seperti, tidak mengunggah atau mengomentari foto Cagub di sosial media. “Selain itu, ASN juga dilarang berfoto bersama dengan Cagub,” imbuhnya.

Sebelumnya, Panwaslu Kabupaten Jepara pernah memanggil Camat Pecangaan, M Taksin, untuk dimintai klarifikasi. Taksin dipanggil lantaran hadir di tengah-tengah acara pertemuan kepala desa yang dihadiri Cagub nomor urut dua, Sudirman Said.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebelumnya juga sudah mengeluarkan larangan terhadap semua aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk mengunggah foto bersama pasangan calon (paslon) di jejaring media sosial (medsos).

SekretarisDaerah Provinsi Jateng, Sri Puryono mengatakan pelarangan tersebut sesuai dua aturan yang diterapkan pihaknya yaitu UUD Nomor 5 Tahun 2014 yang mengatur tentang kinerja aparatur negara serta UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang pemilihan gubermur, bupati dan wali kota.

“Sanksi akan kami terapkan secara tegas jika ASN kedapatan memasang sepanduk calon, menghadiri deklarasi, menggunggah tautan di medsos tentang keberpihakan termasuk foto bersama dengan paslon yang menggunakan atribut kampanye. Yang terakhir bila ASN menghadiri ulang tahun partai saat agenda kampanye,” kata Sri saat menggelar rapat koordinasi bersama ratusan ASN di Patrajasa Hotel Semarang, Selasa (16/1).

Ia menyatakan saat ini terdapat 343.899 ASN yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Sedangkan 43 ribu di antaranya bekerja di lingkungan Pemprov. Ia berharap adanya pelarangan keberpihakan terhadap paslon bisa membuat semua ASN netral dan bersikap profesional. (MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

4 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.