Home > JATENG RAYA > Ferry Juliantoro: Ada yang Tidak Beres dalam Pengelolaan Jawa Tengah

Ferry Juliantoro: Ada yang Tidak Beres dalam Pengelolaan Jawa Tengah

Bakal calon gubernur dari Partai Gerindara, Ferry Juliantoro saat berada di Magelang. (foto: metrojateng.com/ch. Kurniawati)

MAGELANG – Pemilihan Gubernur Jateng kian delat. Saat ini sudah banyak bakal-bakal calon yang “bergerilya” ke daerah-daerah mencari simpati dan dukungan. Salah satunya adalah Ferry Juliantoro. Minggu (22/10) kemarin, ia datang ke kota Magelang khusus untuk bertemu dengan para kader Partai Gerindra.

Dihadapan kader di kantor DPC Gerindra di Jalan Sutomo, Ferry yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra mengaku terpanggil untuk maju ke bursa pencalonan Gubernur Jateng. Ia merasa prihatin dengan kondisi Jawa Tengah yang masih kalah jauh dibanding daerah tetangga seperti Jawa Timur dan Jawa Barat.

“Angka kemiskinan masih sangat tinggi,” kata Ferry. Ia melihat ada yang tidak beres dalam mengelola Jawa Tengah. Menurutnya, daerah ini merupakan provinsi kaya. Sayangnya, pembangunan masih “lembek”. “Ini yang menyebabkan terjadinya kesenjangan antara daerah utara dan selatan,” ujarnya.

Fokus pembangunan dan infrastrutkur hanya terpusat di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Demak saja. Itupun belum sepenuhnya memiliki infrastruktur yang memadai. Pelabuhan udara juga tidak cukup memadai.

Yang memprihatinkan, APBD Jawa Tengah dibandingkan Jawa Barat dan Jawa Timur, paling kecil. “Untuk pembangunan paling kecil, infrastruktur juga demikian. Padahal Jawa Tengah punya potensi yang sangat besar,” paparnya. Dengan kondisi demikian, Jawa Tengah butuh upaya penyelamatan.

“Harus ada pemberdayaan mulai dari tingkatan terkecil,” tandasnya. Diakui Ferry, di lingkup partai, dirinya bukan satu-satunya bakal calon yang akan maju dalam bursa pilkada Gubernur. Ada tiga nama lain yang muncul, antara lain  Abdul Wachid, Rahayu Saraswati, dan Sudirman Said.

Rekomendasi akan jatuh kepada siapa, Ferry siap untuk menerimanya. Namun demikian, ia mengklaim sudah mendapat restu dari Amien Rais. Partainya saat ini sedang  menginsiasi sebuah koalisi besar untuk memastikan perubahan dalam kontestasi Pemilihan Gubernur 2018 mendatang.

Beberapa partai besar yang sudah menyatakan akan bergabung antara lain dari Golkar, PKS, PAN dan Demokrat. Di sisi lain, kedatangannya ke DPC Partai Gerindra Kota Magelang, untuk menyosialisasi dirinya yang  akan mencalonkan diri sebagai gubernur Jateng. Sekaligus untuk menyerap aspirasi dari para anggota dan pengurus Partai Gerindra yang ada di Kota Magelang.(MJ-24)

 

Ini Menarik!

Borobudur Marathon, Sejumlah Jalan Disterilkan

Share this on WhatsAppMAGELANG – Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2017 yang digelar Minggu (19/11), …

Silakan Berkomentar