Home > JATENG RAYA > Enam Perwira Polda Jateng Dites Narkoba, Dua Orang Positif Konsumsi Sabu-sabu

Enam Perwira Polda Jateng Dites Narkoba, Dua Orang Positif Konsumsi Sabu-sabu

ilustrasi

Untuk memerangi narkoba, Polda Jateng menggelar tes urine bagi enam polisi berpangkat perwira utama yang bertugas di wilayah kerjanya. Tes urine itu dilakukan Sub Dokpol Bid Dokkes Polda Jateng bersama Anggota Bid Propam dan Provos Polrestabes Semarang secara serentak pada Senin (16/1) kemarin.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji menyampaikan gelaran tes urine itu sesuai instruksi Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian yang getol memerangi mafia narkoba.

“Kapolri juga bilang bahwa kita tabuh genderang apabila ada perlawanan dari bandar narkoba. Bagi anggota yang pernah memakai lebih baik dihentikan sekarang. Bagi yang muda jangan coba-coba,” tegasnya, Kamis (19/1).

Ia pun menerangkan tes urine yang digelar jajarannya lantaran mendapat masukan dari masyarakat bila ada polisi yang ngelantur saat menjawab pertanyaan hakim di sidang disiplin Propam.

Polisi yang dimaksud bernama Briptu Yuda, anggota Ditreskrimum Polda Jateng saat sidang disiplin yang digelar Propam Polda Jateng dan dipimpin langsung oleh Wadir Reskrimum Polda Jateng.

“Jadi informasi dari anggota yang melakukan sidang disiplin di Propam Jateng saat menjawab pertanyaan hakim tidak singkron antara pertanyaan dan jawaban, akhirnya sidang ditunda dan dilakukan tes urine ternyata positif. Dari pemeriksaan saat itu Yuda ini menyeret lima anggota Polrestabes Semarang,” ujarnya.

Ia mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara, dirinya lalu memanggil lima anggotanya lainnya untuk ikut tes urine. Hasilnya cukup mengejutkan. Dua polisi di antaranya kedapatan positif mengonsumsi amphetamin alias sabu.

“Hanya dua positif masing-masing Bripka Yofin Y Anggota Dalmas Sat Shabara dan Brigadir Dwi R, anggota Satresnarkoba Polrestabes. Untuk lainnya negatif,” bebernya.

Kedua polisi yang positif narkoba langsung diserahkan Propam Polda Jateng untuk ditindaklanjuti.

Ia menegaskan tak akan menutup-nutupi bila ada anggotanya yang terlibat narkoba. “Apalagi ini masalah Narkoba yang sudah menjadi kebijakan Kapolri untuk terus kita berantas,” kata Abiyoso lagi.

Abiyoso nantinya akan meminta kepada Propam Polda Jateng untuk memperdalam penyelidikan. Sebab tak semua polisi terlibat penyalahgunaan narkoba. 

“Ada dua yang positif, lainnya negatif. Saya berpikir, tidak menutup kemungkinan si terduga yang disidang di Polda tadi belum tentu benar keterangannya. Bisa juga dia mencari kawan saja,” tandasnya. (far)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar