Home > HEADLINE > Empat Hari Hilang, Mbah Ngatiyem Ditemukan Membusuk di Dasar Jurang

Empat Hari Hilang, Mbah Ngatiyem Ditemukan Membusuk di Dasar Jurang

Jasad Mbah Ngatiyem dievakuasi dari dasar jurang. Foto Metrojateng
Jasad Mbah Ngatiyem dievakuasi dari dasar jurang. Foto Metrojateng

BOYOLALI – Warga di Kecamatan Musuk dihebohkan dengan penemuan mayat di dasar jurang Belik, Dukuh Tabang, Desa Karang Kendal, Kecamatan Musuk, Boyolali Rabu (10/12) pagi. Mayat perempuan itu ditemukan tanpa mengenakan busana.

Akhirnya korban yang masih susur kinang itu diketahui bernama Ngatiyem Mitro Sumarjo (70) warga Dukuh Pulerejo, Desa Keposong, Kecamatan Musuk. Korban yang sudah berusia lanjut itu pergi meninggalkan rumahnya sejak Minggu (7/12) lalu. Korban dikenali kerabatnya dari baju yang ditemukan disekitar TKP dan ciri-ciri khusus di tubuhnya.

Petugas dari Polsek Musuk dan Polres Boyolali yang mendapat laporan langsung mendatangi TKP bersama tim medis untuk melakukan penyelidikan. Saat ditemukan di dasar jurang perbatasan Desa Karang Kendal dengan Desa Lanjaran itu, kondisi korban sudah memprihatinkan. Tanpa mengenakan busana dan sudah mulai membusuk.

Mendengar ada penemuan mayat, sejumlah warga yang kehilangan keluarganya pun mendatangi TKP. Ratusan warga dari berbagai desa di sekitarnya berhamburan ke lokasi kejadian.

Identitas korban akhirnya diketahui. Keponakan korban, Ariyah (54), mengenali korban dari baju warna merah yang ditemukan di dasar jurang.

“Benar ini bajunya (baju Ngatiyem), saya yang mengganti bajunya kok jam 11 malam. Mengenakan baju rangkap dua. Satu baju merah dan satunya lagi baju kunig motif bunga,” kata Ariyah di Puskesmas Drajidan, Musuk.

Saksi pun diperlihatkan mayat korban untuk memastikan. Akhirnya, dia yakin bahwa korban adalah Mbah Ngatiyem, hilang sudah sekitar empat hari. “Pergi sejak hari Minggu lalu,” imbuhnya.

Kapolsek Musuk AKP Daruni menyatakan dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Setelah ada kepastian identitasnya, korban kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. “Korban diketahui sudah pikun dan bingungan,” katanya. (MJ-07)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar