Home > JATENG RAYA > METRO KEDU > Elpiji 12 Kilogram Naik, Pedagang Migrasi ke Gas Melon

Elpiji 12 Kilogram Naik, Pedagang Migrasi ke Gas Melon

image
Elpiji ukuran 3 kilogram makin diminati, imbas kenaikan elpiji 12 kilogram. Foto Metrojateng

MAGELANG– Sejumlah pedagang di Kota Magelang mulai menyikapi rencana Pemerintah Pusat menaikkan harga gas elpiji 12 kilogram. Beberapa di antaranya justru sudah bermigrasi ke gas 3 kilogram (elpiji melon).
     
“Mumpung ada kesempatan saya jual saja, saya tuker dengan yang kecil,” kata Endah penjual nasi sayur di Cacaban Kota Magelang.
     
Dia mengaku keberatan jika elpiji benar-benar dinaikkan, sebab tentu akan mengurangi keuntungannya. “Berat juga kalau harganya naik, mau naikin harga makanan juga takut nanti nggak laku. Saya sih berharap kalau naik jangan banyak-banyak, biarpun untung sedikit nggak apa-apa, asal harga elpijinya nanti nggak selangit dan barangnya juga nggak langka,” katanya Mbah Nyoto, pedagang soto di Kota Magelang.
     
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)  Kota Magelang Edy Hamdani mengaku sepenuhnya menyerahkan kepada pemerintah soal kebijakan itu. Yang dia harapkan hanya ketersediaan barang saja.
     
“Kalau soal naik harga saya rasa nggak masalah, yang penting barangnya tersedia. Jangan sampai udah naik tapi langka. Kita kan yang repot, harus ke sana-sini nyari bahkan bisa jadi sampai rebutan,” katanya. (MJ-14)

Ini Menarik!

Kenang Tragedi Jatuhnya Heli Dauphin, Basarnas Bangun Monumen di Gunung Butak

Share this on WhatsApp TEMANGGUNG – Sebuah monumen dibangun di kaki Gunung Butak, Desa Canggal, …

Silakan Berkomentar