Home > KRIMINAL & HUKUM > Duaarr! Pasutri Terbakar Terkena Ledakan Tabung Gas

Duaarr! Pasutri Terbakar Terkena Ledakan Tabung Gas


Notice: Array to string conversion in /home/metg6994/public_html/wp-content/plugins/jetpack/modules/carousel/jetpack-carousel.php on line 425
Asbani, korban ledakan tabung gas harus menjalani perawatan di RSU Pandan Arang Boyolali. Foto Metrojateng
Asbani, korban ledakan tabung gas harus menjalani perawatan di RSU Pandan Arang Boyolali. Foto Metrojateng

BOYOLALI – Nasib apes dialami Asbani (62) dan Sri Mulyani (54) warga Dukuh Kunden, Desa Banyudono, Kecamatan Banyudono, Boyolali. Pasangan suami istri (Pasutri) ini mengalami luka bakar serius akibat terkena ledakan tabung gas elpiji, saat memasak di dapur rumahnya Senin (8/9) pagi.

Suara dentuman akibat ledakan itu terdengar hingga puluhan meter. Tabung itu meledak dan menyemburkan api besar, saat Asbani berusaha memperbaiki regulator yang bocor. Kejadian itu sempat mengagetkan warga sekitar.

Salah seorang anak korban, Eko Budi (33), menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30. Saat itu, seperti biasanya, Sri Mulyani sedang memasang untuk dijual di depan pabrik. Saat memasak terdengar suara desisan dari regulator salah satu tabung gas. Semakin lama, desisan tersebut semakin keras.

Sri Mulyani kemudian memanggil suaminya. Asbani pun datang ke dapur dan mencoba untuk memperbaiki. Sayangnya, ia lupa jika di sebelahnya masih ada kompor yang menyala. Saat ngotak-atik dan mencopot regulator itu api kompor yang menyala langsung menyambar gas. Sehinga menyebabkan terjadinya letupan api yang cukup besar. Bahkan, sampai terdengar suara dentuman yang cukup keras.

“Saya mendengar suara dentuman cukup keras, saya langsung lari keluar rumah,” kata Eko Budi, ditemui saat menunggui kedua orang tuanya di IGD RSU Pandan Arang.

Rumah Eko dengan ruamh orang tuanya terpaut satu rumah atau berjarak sekitar 20 meter. Dia mengatakan, adiknya yang bernama Agus mengaku sempat melihat bola api di dapur itu. Bola api dari ledakan tabung gas itu langsung mengenai Asbani dan Sri Mulyani yang tak sempat menghindar. Beruntung, ledakan itu tak sampai membakar rumah korban.

Warga sekitar yang mendengar dentuman dan jeritan minta tolong dari Sri Mulyani, langsung berhamburan ke rumah korban. Kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit Banyudono untuk mendapatkan perawatan medis. Karena luka bakarnya cukup serius, dari RSU Banyudono, kedua korban kemudian dirujuk ke RSU Pandan Arang, Boyolali.

Dokter jaga IGD RSU Pandan Arang, dr Laras Dyah P, mengatakan luka bakar yang dialami Asbani dan Sri Mulyani, cukup serius. Keduanya mengalami luka bakar lebih dari 70 persen. Kedua pasien itu saat ini masih dalam observasi di ruang observasi IGD. “Luka bakarnya mencapai lebih dari 70 persen, tetapi kondisinya baik dan sadar,” kata Laras Dyah P. (MJ-07)

Ini Menarik!

Kurir Sabu Ditangkap di Semarang, Dikendalikan dari Lapas Pekalongan

Share this on WhatsApp  SEMARANG – Seorang kurir sabu dibekuk petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi …

Silakan Berkomentar