Home > JATENG RAYA > Dua Keluarga Ini Hidup di Bawah Atap Rumah yang Nyaris Ambruk

Dua Keluarga Ini Hidup di Bawah Atap Rumah yang Nyaris Ambruk

Rumah Suharto dengan atap yang rusak parah. (foto: metrojateng.com/MJ-23)
JEPARA – Nasib memprihatinkan dialami dua keluargadi Desa Teluk Wetan Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara. Mereka hidup di rumah yang kondisi atapnya nyaris ambruk.Suharto (34) yang hidup bersama dua adiknya dan satu anaknya yang masih berumur 5 tahun. Ia adalah seorang buruh pembuat batu bata merah bergaji kurang dari satu juta per bulan.
Istri dan kedua orangtuanya sudah meninggal. Sementara atap rumahnya sudah rapuh, bahkan bagian dapur sudah rata dengan tanah diterjang hujan angin seminggu lalu. “Keluarga kami semuanya laki-laki. Dapur saya sudah roboh satu minggu yang lalu. Hanya ruang tamu yang kami pakai. Itupun bocor kalau hujan,” kata Suharto, Senin (11/12)
Rumah memprihatinkan kedua adalah milik Pasangan Gunarto (47) dan Jatemi (45). Di rumah berukuran 6×4 meter ini keduanya hidup bersama dua anaknya yakni Eko Rujabin (16) dan Arjun Widiyanto (6). “Saya hanya buruh pembuat sulak (kemoceng). Suami saya kerja serabutan,” kata Jatemi.
Pendapatan tiap bulan mereka tidak tentu. “Satu hari saya hanya dapat Rp 20 ribu. Kalau suami serabutan,” ucap dia.
Kapolsek Welahan, AKP Rismanto menuturkan bahwa kondisi keduanya perlu mendapat perhatian. “Kami akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak yang mau menjadi donatur perbaikan rumah. Semoga ini dapat mengurangi beban mereka,” tandasnya saat menyerahkan bantuan sembako kepada kedua keluarga tersebut. (MJ-23)

Ini Menarik!

10 Wanita Dilantik Menjadi Banpol

  MAGELANG – Sebanyak 10 personel wanita dikukuhkan menjadi banpol PP 2018 oleh Walikota Magelang, …

Silakan Berkomentar