Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > Disperindag Kendal akan Sidak ke Pengecer Elpiji Melon

Disperindag Kendal akan Sidak ke Pengecer Elpiji Melon

Kenaikan harga elpiji ukuran 12 kilogram mengakibatkan permintaan elpiji melon meningkat. Foto Metrojateng/MJ-06
Kenaikan harga elpiji ukuran 12 kilogram mengakibatkan permintaan elpiji melon meningkat. Foto Metrojateng/MJ-06

KENDAL – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kendal akan melakukan pemantauan ke sejumlah pengecer elpiji untuk mengantisipasi kecurangan yang dimungkinkan terjadi sebagai imbas kenaikan harga elpiji 12 kilogram.

Sekretaris Disperindag Kabupaten Kendal, Heru Yuniarso mengatakan sidak tersebut dilakukan lantaran kenaikan harga elpiji 12 kilogram rawan terjadi penyuntikan di kalangan pengecer. Sejumlah pengecer nakal biasanya akan memindahkan isi tabung 3 kilogram (elpiji melon) ke tabung 12 kilogram. “Hanya untuk mengantisipasi adanya kecurangan seperti penyuntikan dan lain sebagainya,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya memastikan belum ditemukan kecurangan yang dilakukan di tingkat pengecer. “Kami akan terus melakukan pemantauan sampai kondisi benar-benar aman,” paparnya.

Rencananya, pihaknya akan mengundang Pertamina dan agen elpiji yang ada di Kabupaten Kendal untuk  membahas soal kenaikan harga elpiji 12 kilogram. Sebab, kenaikan harga tersebut dimungkinkan akan menjadi kendala bagi pengusaha rumah makan, dan hotel.

“Imbasnya pasti ada. Sebab, kemungkinan masyarakat atau rumah makan yang menggunakan elpiji 12 kilogram, akan beralih ke elpiji 3 kilogram. Pada akhir tahun 2014 nanti, kami juga akan mengevaluasi perkembangan dampak dari kenaikan  harga LPG  12 Kilogram,” tambahnya.

Latif, salah seorang pengecer elpiji 3 kilogram di Kaliwungu mengatakan, hingga kini pengambilan elpiji 3 kilogram ke agen masih lancar dan tidak ada masalah. Dia berharap, meskipun ada kenaikan harga elpiji 12 Kilogram, tidak mempengaruhi peredaran elpiji 3 kilogram. “Tidak ada kelangkaan dan masih seperti biasa. Saya mengambil elpiji 3 Kilogram dari agen, per tabungnya Rp13.500,” tandasnya. (MJ-01)

Ini Menarik!

Mensyukuri Toleransi di Semarang Bersama Para Pemulung

Share this on WhatsApp SEMARANG – Aktivitas salah satu Guru Besar Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, …

Silakan Berkomentar