Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Dirut RS Ortopedi Soeharso Siap Buka Dialog dengan Karyawan

Dirut RS Ortopedi Soeharso Siap Buka Dialog dengan Karyawan

Dirut RSO Agus Hadian Rahim (kiri) siap membuka forum dialog dengan karyawan. Foto Metrojateng
Dirut RSO Agus Hadian Rahim (kiri) siap membuka forum dialog dengan karyawan. Foto Metrojateng

SUKOHARJO – Direktur Utama Rumah Sakit Orthopedi (RSO) Prof Dr Soeharso, Agus Hadian Rahim siap membuka komunikasi dengan karyawan yang memintanya mengundurkan diri. Dia juga menyangkal anggapan arogansi dan sudah menjalankan kebijakan sesuai aturan yang berlaku.

Agus juga mengaku punya landasan yang kuat untuk menjalankan kebijakan selama satu tahun kepemimpinannya. Sejumlah peraturan yang dijadikan dasar dalam melakukan kebijakannya tersebut antara lain PP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS dan PP 23 tahun 2005 tentang badan layanan umum.

“Saya tegas menjalankan semua kebijakan sesuai dengan aturan yang ada. Karena sebagai PNS maka aturan yang dijalankan sesuai perundang-undangan yang ada. Misalnya saja aturan pegawai RSO harus berkualifikasi profesional dengan basic pendidikan D3. Sementara banyak pegawai yang belum D3 maka dipindah dulu, kita ada program menyekolahkan mereka,” bebernya, Jumat (5/12).

Agus pun tidak keberatan dengan demo yang dilakukan karyawannya. Hanya saja, kata dia, cara tersebut dinilai kurang elegan. “Sebenarnya ada kesepakatan tapi sepertinya mereka tidak puas dan melakukan aksi (demo) ini,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut juga hadir seluruh dewan penasihat RSO yang diketuai oleh DR Indrarini. Indrarini menilai kasus yang terjadi dalam RSO tersebut karena kurangnya komunikasi antara pimpinan dengan pegawai atau karyawan.

Rencananya, Senin (8/12) mendatang akan dilakukan sarasehan dengan seluruh karyawan. Diharapkan dalam sarasehan tersebut timbul komunikasi dua arah hingga setiap pemasalahan yang muncul bisa diselesaikan dengan baik. (MJ-12)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar