Diminta Lengser, Kadus Lutungmati Dikirimi Keranda

BATANG – Dinilai arogan dan melakukan praktik pungutan liar (pungli) puluhan warga Dusun Lutungmati Desa Yosorejo Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang menggelar aksi di balai desa setempat, Senin (2/7) siang. Warga meminta kadus dicopot dari jabatan karena melanggar peraturan bupati.

Warga Dusun Lutungmati menuntut kadus setempat dicopot. Foto: edi prayitno

Iring-iringan warga Dusun Lutungmati sempat berkeliling kampung membawa keranda dan poster. Sepanjang perjalanan ke balai desa, warga juga meneriakkan yel-yel agar Kepala Dusun (Kadus) Lutungmati, Nurudin diberhentikan dari jabatannya.

Warga menilai kadus bertindak arogan dan kerap menekan warganya, bahkan Kadus kerap membuat aturan sendiri dan melakukan pungli kepada warganya. Ditemui Sekretaris Kecamatan Gringsing dan perangkat Desa Yosorejo warga diminta untuk berdialog di dalam balai desa.

Soleh kordinator aksi mengatakan, Kadus Nurudin dinilai sudah menyalahi wewenang dan bertindak arogan kepada warga.

“Kadus juga sudah menjual aset desa untuk kepentingan pribadi dan membungkam warga yang menanyakan hal tersebut. Tidak hanya itu kadus kerap meminta pungutan liar kepada warga yang hendak mengurus jual beli tanah atau biaya nikah yang tinggi,” katanya.

Pungutan yang dituduhkan terhadap Kadus Nurudin di antaranya pungutan biaya nikah hingga Rp 1.750.000. “Jika tidak memberikan biaya tersebut maka pihak desa tidak akan memberikan surat pengantar,” ujar Jahuri, warga Yosorejo.

Sementara itu Sekcam Gringsing, Purnomo mengatakan, aspirasi warga ditampung dan akan ditindaklanjuti. “Kami  meminta warga untuk membuat surat pengaduan resmi kepada bupati batang agar dilakukan pemeriksaan terhadap kadus yang dimaksud,” tegasnya.

Usai menyampaikan aspirasinya warga kemudian membubarkan diri dan akan melakukan aksi serupa jika tuntutannya tidak ditangani. Sedangkan Kadus Nurudin yang didemo warga tidak berani berkomentar pasalnya pihak kecamatan melarang memberikan statemen menunggu hasil pemeriksaan inspektorat.

“Saya sudah meminta kepada seluruh perangkat desa Yosorejo untuk tidak memberikan komentar atau statemen apapun agar suasana tetap kondusif. Serahkan semuanya kepada inspektorat termasuk saya meminta kepada Kadus Nurudin agar tidak bertindak yang menyalahi aturan sehingga memperkeruh keadaan,” pungkas Purnomo. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 25 = 33

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.