Home > Uncategorized > Dikira Besi Pembatas Ban, Bambang Kaget Ternyata Melindas Orang

Dikira Besi Pembatas Ban, Bambang Kaget Ternyata Melindas Orang

Jasad Faqih dievakuasi dari kolong truk tangki bermuatan solar di SPBU Kaliwungu. Foto Metro
Jasad Faqih dievakuasi dari kolong truk tangki bermuatan solar di SPBU Kaliwungu. Foto Metro

KENDAL – Faqih (16) warga Prilanggu, Pekalongan tewas mengenaskan setelah terlindas truk tangki bermuatan 16 ribu liter solar di area SPBU 44.513.11 di Jalan Lingkar Kaliwungu, Kendal, Sabtu (9/8/2014) pagi. Padahal, kernet truk armada ekspedisi itu sudah diperingatkan agar tidak tidur di area bongkar muat BBM.

Menurut Sunardi, rekan korban, mereka tiba di area SPBU tersebut sekitar pukul 04.00. “Saya sudah meminta dia (Faqih) untuk tidur di lokasi aula saja yang banyak tempatnya dan bersih,  namun korban menolak dan memilih tidur di lintasan bongkar BBM. Saya mengetahui korban terlindas saat hendak melanjutkan perjalanan,” kata Sunardi, rekan korban.

Sementara, sopir truk tangki, Bambang Sutrisno, warga Mijen, Semarang mengaku kaget saat truknya tiba-tiba tertahan. Saat itu, truk tangki bernopol H 1780 FS tersebut melaju mundur untuk bongkar solar. “Waktu truk mundur, saya mengira menabrak besi penahan ban. Namun saat dilihat ternyata orang yang sedang tertidur,” katanya.

Korban yang tertidur dalam posisi telungkup tersebut tewas dengan luka parah di kepala. Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara, polisi membawa jasad kernet truk malang itu ke RSUD Dr Soewondo untuk divisum. (MS-05)

Ini Menarik!

PKL Resmi di Semarang Akan Diberikan Kartu Anggota

Share this on WhatsApp SEMARANG – DPRD Kota Semarang sedang berusaha membuat peraturan yang mengatur …

Silakan Berkomentar