Beranda JATENG RAYA EKONOMI BISNIS Dihantam Ombak 4 Meter, Harga Ikan Asin Melambung Tinggi

Dihantam Ombak 4 Meter, Harga Ikan Asin Melambung Tinggi

3
0
BERBAGI

Proses pembuatan ikan asin di TPI Tambaklorok. (foto: metrojateng.com/ Fariz Fardianto)

SEMARANG – Gelombang tinggi yang melanda perairan Laut Jawa sejak dua bulan terakhir membuat aktivitas penangkapan ikan dari para nelayan Kampung Tambaklorok, Semarang menjadi terganggu. Akibatnya, pasokan ikan yang didapat pun menurun drastis dibanding kondisi biasanya.

“Dapatnya sedikit. Sekarang mentok 80 kilogram sehari. Padahal kalau cuaca normal kita dapat sampai 1 kuintal,” ungkap Mastur, seorang nelayan di TPI Tambaklorok, Kamis (4/1).

Ia mengaku kondisi ini membuat dirinya was-was. Musababnya, pasokan yang minim telah memicu kenaikan harga ikan segar.

Ia mencontohkan harga ikan teri semula sekitar Rp 40 ribu per kilogram, kini mulai terkerek naik sampai Rp 60 ribu kilogram. “Yang beli cuma pedagang-pedagang besar. Karena pedagang kecil enggak mampu dengan harga segitu,” terangnya.

Ketua Asosiasi Masyarakat Nelayan Indonesia (AMNI) Kota Semarang, Yuminto menyatakan harga ikan kini rata-rata naik 15 persen dari kondisi normal. Kenaikan terjadi untuk harga ikan teri, seriding, kempar dan sejenisnya.

Lebih jauh lagi, ia mengatakan ombak tinggi saat ini telah mencapai 4 meter. Bahkan, tak menutup kemungkinan pula saat memasuki musim pasang air laut, tinggi ombak mencapai 5 meter.

“Banyak perahu nelayan di sini rusak karena kena hempasan gelombang laut yang tinggi. Nanti ombaknya pasti lebih tinggi lagi karena pasang air lautnya mundur dari semula Desember sampai awal Januari jadi pertengahan Januari,” cetusnya.

Ia memperkirakan cuaca kembali normal saat memasuki awal Maret. Pihaknya saat ini memiliki anggota 400 nelayan serta 50 penjual ikan yang kerap berjualan di Tambaklorok. (far)