Home JATENG RAYA Dicokok BNN, Kepala Rutan Purworejo Dipecat

Dicokok BNN, Kepala Rutan Purworejo Dipecat

3
0
SHARE
Kepala Kemenkumham Jateng, Ibnu Chuldun (dua dari kiri), saat menggelar konferensi pers bersama jajarannya soal penangkan Rutan Purworwejo. (foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto)

 

SEMARANG – Setelah kedapatan terlibat tindak pidana pencucian uang (TPPU) narkotika, Kepala Rutan Purworejo, Cahyono Adhi Satriyanto akhirnya dipecat. Proses pemecatan tersebut dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

“Kami telah membebastugaskan Cahyono Adhi dari jabatan lamanya sebagai Kepala Rutan Purworejo dengan mengacu hasil penyelidikan dari BNN. Sambil menunggu proses hukum, status kepegawaiannya langsung dipindahkan ke Kanwil Kemenkumham Jateng,” ungkap Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng, Ibnu Chuldun, Rabu (17/1).

Pemecatan Cahyono Adhi juga sesuai arahan dari Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham. Lebih jauh ia mengungkapkan bahwa proses penangkapan terhadap Cahyono Adhi tanpa perlawanan. Saat kejadian situasi rutan terbilang kondusif. Tidak ada keriuhan sama sekali untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan marathon di BNNP Jateng.

Pihaknya mengaku sempat bertemu Cahyono Adhi saat diperiksa di markas BNNP. “Saya temui dia sebentar karena tahapan pemeriksaan dibawah kendali Kadivpas Kemenkumham. Yang bersangkutan mengakui menerima transferab uang Rp 15 juta. Walau masih terlalu dini untuk mempercayai pengakuannya. Tetapi kita prinsipnya menghormati proses yang dilakukan BNN,” jelasnya.

Dihadapan penyidik, diakui Cahyono uang hasil TPPU digunakan untuk mencukupi kebutuhan pribadinya mulai belanja dan membeli rokok. “Dia ngakunya buat belanja, beli rokok dan sebagainya,” katanya.

Untuk sementara ini, pihaknya telah menujuk Kepala Bapas Kelas II Klaten, Eko Bekti Susanto untuk merangkap jabatan sebagai plt Kepala Rutan Purworejo.

“Kami sudah meneken surat tugas bagi Saudara Eko Bekti, selain pekerjaannya sebagai Kepala Bapas Klaten, juga menjadi plt Kepala Rutan Purworejo. Ini penting mengingat kebutuhan Rutan Purwotejo harus tetap berproses menjalankan administrasi dan mengelola proses-proses keuangan setiap hari,” tegasnya.

Ia menyatakan tindakan tegas harus diambil pihaknya untuk mendukung upaya BNN dalam menciptakan zero narkoba dan pungli di lingkungan lapas. (far)