Home > Uncategorized > Dibuat di Jakarta, BPKB Palsu Dibanderol Rp 17 Juta

Dibuat di Jakarta, BPKB Palsu Dibanderol Rp 17 Juta

Ilustrasi
Ilustrasi

UNGARAN – Temuan BPKP palsu oleh Satlantas langsung ditindaklanjuti Satuan Reskrim Polres Semarang. Hasilnya, terungkap bahwa dokumen kendaraan itu dibuat di Jakarta melalui jasa beberapa perantara.

Dari hasil pengembangan yang dilakukan, tersangka Suprat awalnya membeli Toyota Avanza B 1819 UZM tanpa dokumen lengkap seharga Rp 85 juta. Dia lalu meminta bantuan Bambang untuk mengurus surat-surat kendaraan tersebut dengan membayar Rp 17 juta.

“Dari Bambang dilempar lagi kepada Budi. Selanjutnya, Budi menyerahkan pesanan tersebut kepada Firman, dengan biaya Rp 8 juta. Selanjutnya, Firman menyerahkannya kepada tersangka yang masih buron di Jakarta,” terang Kapolres Semarang, AKBP Muslimin Ahmad melalui Kasat Reskrim Iptu Herman Sopian, Jumat (5/12).

Setelah beres, surat-surat tersebut dikirim dari Jakarta kepada pemesannya melalui jasa ekspedisi. Menurut Herman, jaringan pemalsu surat-surat kendaraan ini tergolong rapi. Dalam beberapa kasus, biasanya pembuatannya dilakukan di Jakarta.

“Informasinya ada beberapa kali temuan semacam ini, jadi akan kami dalami lagi. Sebab, kejahatan serupa pembuatannya di Jakarta. Bahkan ada sejumlah kendaraan ada lebih dari satu dokumen kendaraan,” imbuh Herman.

Suprat dibekuk di rumahnya, Kalirejo Kecamatan Ungaran Timur. Penangkapan dilakukan setelah polisi menemukan ketidaksesuaian data dari kendaraan yang akan digunakan agunan untuk peminjaman di bank.

Polisi juga melakukan penyitaan satu unit Toyota Avanza nopol B 1819 UZM beserta STNK, dan BPKB yang belakangan diketahui palsu. Sementara, dua tersangka lainnya Yuda, warga Banyumanik dan Warih warga Jakarta masih buron. (MJ-02)

 

 

 

Ini Menarik!

Lewat Ikan Goreng, Perempuan Ini Selundupkan Sabu ke Ruang Tahanan

Share this on WhatsApp   SEMARANG – Seorang wanita diamankan Petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) …

Silakan Berkomentar