Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Di Sekolah Ini Murid Gantian Mengajar Guru

Di Sekolah Ini Murid Gantian Mengajar Guru

Murid SD Muhammadiyah Program Khusus Banyudono, mengajar para gurunya. Foto Metrojateng
Murid SD Muhammadiyah Program Khusus Banyudono, mengajar para gurunya. Foto Metrojateng

BOYOLALI – Ada yang menarik dalam peringatan hari guru di SD Muhammadiyah Program Khusus, Banyudono, Boyolali Selasa (25/11). Para guru dan siswanya bertukar peran. Yaitu, sejumlah siswa mengajar gurunya.

Kepala SD Muhammadiyah Program Khusus, Pujiono, mengatakan kegiatan “murid mengajar guru mendengar” ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari guru 2014. Siswa diberi kesempatan mengajar dihadapan para gurunya serta murid lainnya. Siswa yang berkesempatan mengajar para gurunya itu yakni dari kelas IV, V dan VI.

Tukar peran ini sebagai bentuk autokritik untuk guru. Sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan potensi dan kepercayaan diri mereka. Guru merasakan kembali bagaimana diajar, murid merasakan seperti apa rasanya mengajar. “Jika masing-masing bisa saling memahami situasinya, maka akan terbentuk suasana pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan, karena sudah ada kesepahaman,” kata Pujiono kepada wartawan di sela-sela kegiatan.

Sejumlah siswa yang mengajar guru-gurunya itu awalnya terlihat grogi. Bahkan sebagian mereka beberapa kali berhenti karena harus mengingat materi. Namun akhirnya lancar. Apalagi, para guru yang beralih peran sebagai murid tersebut bersikap kooperatif. Mereka bertingkah layaknya seorang murid SD yang lugu menjurus lucu. Sehingga suasananya menjadi meriah.

Refanda, siswa kelas VI, mengaku senang berkesempatan merasakan mengajar. Terlebih yang diajar adalah guru-gurunya sendiri. Refanda yang mengampu pelajaran seni dan budaya jawa kepada gurunya itu mengaku awalnya sungkan bila harus mengajari gurunya cara bernyanyi jawa. Tetapi setelah beberapa bait syair keluar dari para guru sesuai arahannya, kepercayaan diri siswi yang fasih bernyayi jawa tersebut muncul. “Senang diberi kesempatan mengajar. Jadi tahu cara mengajar, apalagi yang diajar guru saya sendiri,” katanya. (MJ-07)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar