Dewan: MXGP Belum Bisa Dinikmati Semua Kalangan

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang telah mengklaimpenyelenggaraan MXGP Seri ke-13 yang berlangsung di BSB Mijen pada 6-8 Juli 2018 lalu berjalan sukses. Namun demikian, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) justeru menilai event tersebut hanya dapat dinikmati oleh kalangan tertentu.

Wali Kota Hendrar Prihadi meninjau pelaksanaan MXGP di Sirkuit Mijen. Event grand prix motocross tersebut dinilai belum bisa dinikmati semua kalangan. Foto: masrukhin abduh

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi menyatakan, hiburan tersebut nyatanya tidak bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat. Hanya kalangan tertentu yang mampu menonton event balap internasional motocross itu karena harga tiket yang terlampau mahal.

‘’Sukses dalam penyelenggaraan, tapi bagaimana masyarakat Kota Semarang bisa menikmati hiburan tersebut di semua kalangan, tidak hanya kalangan tertentu. Karena dengan penjualan tiket yang mahal membuat warga tidak bisa menikmati hiburan tersebut,’’ katanya, Senin (9/7).

Menurutnya, seharusnya harga tiket bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Sementara terkait keinginan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang mengusulkan Semarang menjadi tuan rumah lagi untuk event MotoGP, Supriyadi sangat mendukung.

‘’Kalau soal menjadi tuan rumah (MotoGP) tentunya kami mendukung sekali, karena dampak ekonominya sangat terlihat dengan okupansi hotel akan meningkat pada saat penyelenggaraan dan pelibatan panitia di ilingkungan sirkuit,’’ tegasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

91 − = 86

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.