Dengan  Rp110 Miliar Pengelola Trans Semarang Dituntut Tingkatkan Profesional

Armada baru BRT Trans Semarang. (foto: metrojateng.com)

SEMARANG – Tahun 2018 pengelola Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang telah diberikan anggaran dari APBD Kota Semarang sebanyak Rp110 miliar. Diharapkan pengelola dapat lebih profesional meningkatkan pelayanannya.

Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Semarang, Suharsono mengatakan, dengan anggaran yang besar manejeman Badan Layanan Umum (BLU) Tran Semarang mesti bekerja profesional dan meningkatkan pelayanannya.

‘’Beberapa hal mengenai transportasi yang perlu ditingkatkan di antaranya terkait jam operasional (Trans Semarang) perlu ditambah,’’ katanya, Selasa (13/2).

Menurutnya jam operasional diharapkan ditambah dari awalnya berakhir pukul 19.00 menjadi 22.00 di semua koridor. Dengan demikian masyarakat akan merasa lebih nyaman dengan keberadaan Trans Semarang karena hadir sampai malam.

‘’Selain itu, menambah angkutan feeder atau angkutan pengumpan untuk wilayah-wilayah pinggiran, seperti wilayah perumahan,’’ kata politisi PKS ini.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BLU Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengatakan, untuk upaya melengkapi transportasi umum di Kota Semarang, akhir 2017 lalu Dishub Kota Semarang sudah mengajukan bantuan bus ke Kementerian Perhubungan sebanyak 67 unit. Dengan penambahan bus ini akan meningkatkan pelayanan.

Bus bantuan tersebut rencananya akan digunakan untuk menambah kebutuhan transportasi umum, penambahan koridor, termasuk 20 di antaranya akan digunakan untuk bus sekolah gratis. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.