Beranda JATENG RAYA METRO SOLO Demi Menjadi Smart City, Dinas Perhubungan Solo Tambah Mesin e-Parkir

Demi Menjadi Smart City, Dinas Perhubungan Solo Tambah Mesin e-Parkir

39
0
BERBAGI
solo smart city e parkir
Kepala Dishub Solo mempraktekkan cara menggunakan e-parkir kepada mayarakat. (foto: metrojateng.com/MJ-25)

 

SOLO – Untuk mendukung program Solo Smart City dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Dinas Perhubungan (Dishub) Solo menambah pemasangan mesin e-parkir di dua lokasi, Jumat (9/3). Dua lokasi itu di Koridor Gatot Subroto (Gatsu) dan Selatan Singosaren Solo.

Penambahan dua mesin e-parkir tersebut untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar parkir. Selain itu, juga untuk menghindari transaksi non-tunai. Di mana, transaksi non-tunai saat ini sedang gencar-gencarnya digalakkan pemerintah.

“ Sebelumnya kan cuma ada 7 mesin, ini kita ditambah dua, di Selatan Singosaren sekarang ada empat unit mesin e-parkir, kalau di Gatsu ada 5 unit. Totalnya 9 unit,” jelas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Hari Prihatno saat ditemui di lokasi.

Dengan mengandeng Bank BRI sebagai vendor, kedepan Dishub berencana agar e-parkir tersebut bisa diakses oleh semua kartu. Besaran tarif yang dikenakan untuk roda dua sebesar Rp 1.500 per jam, sedangkan roda empat Rp 2.000 per jam dan berlaku tarif progressif tanpa batas.

Henry Satya, Kasi Parkir Umum dan Khusus Dishub Solo menjelaskan e-parkir ini bisa diakses oleh masyakata yang tidak punya kartu BRI. Selain itu / masa sosialisasi masyarakat ini merupakan edukasi berjangka.

“ Apabila masyarakat saat ini tak punya kartu e-parkir, mekanismemya petugas parkir setempat yang menggesekkan kartunya ke mesin e-parkir tersebut. Dan masyarakat cukup menggantinya dengan pembayaran secara tunai,” ungkapnya. (MJ-25)