Home > JATENG RAYA > METRO KEDU > Debit Air Bendungan Kabupaten Magelang Menurun Drastis

Debit Air Bendungan Kabupaten Magelang Menurun Drastis

ilustrasi
ilustrasi

MUNGKID – Debit air di sejumlah bendungan di Kabupaten Magelang mengalami penurunan signifikan. Penyusutan debit air diprediksi masih akan terus berlangsung hingga awal musim tanam padi, sekitar awal Oktober mendatang.

Agus Jadmiko, petugas di Kantor Satuan Kerja Progo Hulu, Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Progo, Bogowonto, dan Luk Ulo, mengatakan, debit air bendungan rata-rata menurun. Pada awal September masih terdata 4.000 liter per detik, awal pekan ini, terdata hanya tinggal 2.900 liter per detik.

Bendung Plered di Kabupaten Magelang, yang juga memberi tambahan pasokan air ke Bendung Badran, juga mengalami penyusutan debit air dari biasanya berkisar 800-1.000 liter per detik, menjadi sekitar 288 liter per detik.

”Begitu memasuki wilayah Kota dan Kabupaten Magelang bagian selatan, debit air dari gabungan Bendung Badran dan Bendung Plered yang diterima petani, hanya akan berkisar 1.000 hingga 2.000 liter per detik saja,” ujarnya.Pada kondisi biasa, debit air yang diterima petani di Kota dan Kabupaten Magelang masih mencapai lebih dari 2.000 liter detik.

Air dari Bendung Badran dan Bendung Plered mengaliri saluran primer Progo-Manggis sepanjang 19,7 kilometer, yang kemudian terus mengalir ke 13 saluran sekunder sepanjang 57,5 kilometer. Secara keseluruhan, saluran ini, mengaliri 3.392 hektar sawah, mulai dari Desa Badran, Kabupaten Temanggung hingga Desa Blondo, Kabupaten Magelang. (MJ-14)

 

Ini Menarik!

Kenang Tragedi Jatuhnya Heli Dauphin, Basarnas Bangun Monumen di Gunung Butak

Share this on WhatsApp TEMANGGUNG – Sebuah monumen dibangun di kaki Gunung Butak, Desa Canggal, …

Silakan Berkomentar